Hasil Tes Swab Ratusan Warga di Stasiun Bekasi Akan Keluar Besok

Hasil Tes Swab Ratusan Warga di Stasiun Bekasi Akan Keluar Besok

Porospro.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi atau Pepe menyampaikan, hasil tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR) terhadap ratusan warga pada Selasa (5/5/2020) ini akan diumumkan Rabu besok.

Pemerintah Kota Bekasi telah menggunakan 900 kit PCR untuk memeriksa kondisi kesehatan warga Bekasi pada hari ini. Tes swab itu dilakukan di Stasiun Bekasi dan enam titik perbatasan Kota Bekasi.

Enam titik perbatasan itu, yakni perbatasan Sasak Jarang - Bulak Kapal, Sumber Arta, Molek Jatiwaringin, Lubang Buaya - Pondok Gede, Teh Botol Sosro-Harapan Indah, dan perbatasan Pangkalan 6 Bantar Gebang.

“Hasilnya besok. Kami sudah gunakan 600 reagen kit untuk check point dan 300 reagen kit di stasiun,” ujar Pepen, Selasa.

“Sudah keluar hasilnya, setengah. Kan sekali puteran dia 90 reagen keluar. Sekali muter dua jam terus masukin kembali, jadi 290 an reagen udah ada hasil. Jadi udah tiga puteran lebih. Kalau ada 900 berarti butuh waktu 12 jam, ya besok pagi hasilnya,” tambah Pepen.

Ia mengemukakan, jika hasilnya positif Covid-19 dan orang itu warga Kota Bekasi, warga itu akan dijemput tim medis Pemkot Bekasi untuk dibawa ke RSUD Kota Bekasi.

Jika yang positif Covid-19 bukan warga Kota Bekasi, data oran gitu akan diberi tahu ke pejabat yang terkait, yaitu Gubernur Jakarta jika orang itu warga Jakarta, Bupati Bekasi atau Bupati Bogor jika orang itu warga dari dua daerah tersebut.

“Kalau pun hasilnya negatif nantinya akan diberikan surat oleh kami ke rumahnya masing-masing melalui kantor pos,” ucap Rahmat.

Rahmat menambahkan, Pemkot Bekasi juga telah menyiapkan rapid test gratis di setiap kelurahan di Kota Bekasi. Hal itu dilakukan untuk menjaga delapan kelurahan yang kini tergolong zona hijau atau bebas Covid-19 agar tetap bebas dari wabah itu.

Rapid test nantinya akan dilakukan serentak 48 di kelurahan zona merah dan dilakuan tracking ke warga dan untuk 8 kelurahan zona hijau untuk mempertahankan, tetap waspada,” ucap dia.

Ia mengimbau warga Bekasi tetap berada di rumah demi mengurangi angka kasus Covid-19 di Kota Bekasi.

“Kita harus berhasil menghadapi wabah ini dan akan terlepas jika warganya ikut bekerja sama dengan tidak keluar rumah, menjaga jarak, memakai masker, dan terpenting kita harus menjaga imun kita agar tidak turun," ujar dia.

 

Sumber: kompas.com