Porospro.com - Anggota Koramil 06/Merbau melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan di Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Selasa, 20 Januari 2026.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi terjadinya Karhutla di wilayah rawan.
Babinsa Koramil 06/Merbau, Pratu Roihan Sinaloan, menjelaskan bahwa patroli dilaksanakan dengan menyasar kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat.
“Patroli ini kami lakukan untuk memastikan wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan patroli, Babinsa juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membakar lahan dan hutan.
Pratu Roihan Sinaloan menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat menjadi kunci utama pencegahan Karhutla.
“Kami mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena dampaknya sangat merugikan,” katanya.
Patroli difokuskan di wilayah rawan Karhutla, khususnya Dusun 1 RT 2 Desa Mengkirau. Menurut Pratu Roihan Sinaloan, pemantauan dilakukan secara menyeluruh di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Wilayah ini memiliki karakter tanah gambut sehingga perlu pengawasan lebih intensif,” ungkapnya.
Selain patroli darat, Babinsa juga melakukan pengecekan terhadap sumber air yang dapat digunakan apabila terjadi kebakaran.
“Kami mengecek embung dan kanal sebagai langkah kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” ujar Pratu Roihan Sinaloan.
Ia menambahkan bahwa pengecekan sumber air merupakan bagian penting dari upaya mitigasi bencana Karhutla.
“Ketersediaan air sangat menentukan kecepatan penanganan jika terjadi kebakaran,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah patroli terpantau aman dan terkendali. Pratu Roihan Sinaloan memastikan bahwa tidak ditemukan adanya titik api maupun asap.
“Hasil patroli hari ini nihil titik api dan asap,” jelasnya.
Babinsa Koramil 06/Merbau berharap kegiatan patroli rutin ini dapat terus meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
“Kami akan terus memonitor wilayah dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari Karhutla,” pungkas Pratu Roihan Sinaloan.