Desa Mengkirau Nihil Titik Api Saat Patroli Karhutla Babinsa Merbau

Desa Mengkirau Nihil Titik Api Saat Patroli Karhutla Babinsa Merbau

Porospro.com - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan Babinsa Koramil 06/Merbau melalui kegiatan patroli rutin di wilayah rawan Karhutla. 

Kali ini patroli dilaksanakan di Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Minggu, 25 Januari 2026.

Babinsa Koramil 06/Merbau, Pratu Roihan Sinaloan, mengatakan patroli tersebut difokuskan pada kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat yang dinilai rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. 

“Patroli kami lakukan untuk memastikan wilayah tetap aman dari potensi Karhutla,” ujarnya.

Selain melakukan pemantauan, Pratu Roihan Sinaloan menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. 

“Kami mengimbau warga agar tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat menimbulkan dampak hukum dan kerusakan lingkungan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa patroli dilaksanakan di Dusun I RT 3 Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, yang merupakan salah satu titik rawan Karhutla. 

“Wilayah ini menjadi prioritas pemantauan karena memiliki lahan gambut yang mudah terbakar,” jelas Pratu Roihan.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga melakukan pengecekan sumber air seperti embung dan kanal sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran. 

“Pengecekan sumber air penting untuk kesiapsiagaan jika sewaktu-waktu diperlukan pemadaman,” ungkapnya.

Pratu Roihan Sinaloan menambahkan bahwa selama patroli berlangsung tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di lokasi kegiatan. 

“Hasil pemantauan hari ini nihil titik api dan titik asap,” ucapnya.

Ia menyebutkan bahwa kegiatan patroli Karhutla berjalan dengan aman dan lancar tanpa kendala berarti. 

“Seluruh rangkaian kegiatan dapat dilaksanakan dengan tertib dan kondusif,” katanya.

Pratu Roihan Sinaloan berharap peran serta masyarakat terus meningkat dalam menjaga lingkungan. 

“Kami berharap masyarakat ikut peduli dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Mengkirau,” tutupnya.