Porospro.com - Anggota Koramil 06/Merbau melaksanakan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Desa Mekar Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin 9 Februari 2026.
Kegiatan patroli dilakukan di wilayah yang dianggap rawan kebakaran, khususnya lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat. Patroli tersebut dilaksanakan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.
Babinsa Koramil 06/Merbau, Serda Syahrul, menyampaikan bahwa patroli dilakukan bersama masyarakat guna meningkatkan pengawasan terhadap potensi kebakaran.
“Patroli karhutla dilakukan sebagai langkah pencegahan dini serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama masyarakat juga melaksanakan sosialisasi kepada warga terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar.
Serda Syahrul menegaskan bahwa pembakaran lahan dapat menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat menyebabkan kebakaran yang sulit dikendalikan,” katanya.
Selain patroli dan sosialisasi, Babinsa juga melaksanakan pengecekan sumber air di sekitar wilayah rawan kebakaran, seperti embung dan kanal milik masyarakat.
Serda Syahrul menjelaskan bahwa pengecekan sumber air penting dilakukan sebagai langkah kesiapsiagaan apabila terjadi kebakaran.
“Ketersediaan sumber air harus dipastikan agar dapat digunakan sebagai sarana pemadaman jika terjadi kebakaran,” jelasnya.
Serda Syahrul menilai keterlibatan masyarakat dalam patroli menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.
Menurut Serda Syahrul, kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat berpengaruh dalam menekan potensi kebakaran.
“Peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran,” ungkapnya.
Serda Syahrul menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi akan terus dilaksanakan secara rutin, terutama di wilayah yang memiliki potensi kebakaran tinggi.
“Patroli karhutla akan terus dilakukan sebagai upaya pencegahan dini agar potensi kebakaran dapat diminimalisir,” tuturnya.
Selama pelaksanaan kegiatan patroli, situasi di wilayah Desa Mekar Sari terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.
Tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di lokasi patroli. Serda Syahrul menegaskan bahwa pemantauan wilayah akan terus dilakukan guna memastikan wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.