Porospro.com - Pada Sabtu, 21 Februari 2026 Babinsa Koramil 06/Merbau Sertu Ansari bersama masyarakat melaksanakan patroli di Desa Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Patroli difokuskan pada kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat yang dinilai memiliki potensi kerawanan tinggi terhadap kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Ansari tidak hanya melakukan pemantauan lapangan, tetapi juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Warga diingatkan bahwa pembakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan dampak lingkungan serius serta konsekuensi hukum.
Selain itu, pengecekan sumber air seperti embung dan kanal turut dilakukan guna memastikan kesiapan sarana apabila terjadi kebakaran. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi dan deteksi dini di wilayah binaan.
Sertu Ansari menegaskan bahwa patroli rutin merupakan komitmen TNI dalam mencegah terjadinya karhutla, khususnya di kawasan tanah gambut yang mudah terbakar.
“Kami bersama masyarakat turun langsung ke lokasi rawan untuk memastikan tidak ada aktivitas pembakaran. Pencegahan lebih penting daripada penanganan, karena dampak karhutla sangat merugikan,” ujar Sertu Ansari.
Ia juga mengajak warga untuk berperan aktif menjaga lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari bersama-sama menjaga wilayah tetap aman, sehingga tidak muncul titik api maupun asap,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Hasil patroli tidak menemukan adanya titik api maupun titik asap di wilayah yang dipantau. Patroli akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan kondisi tetap terkendali.