Porospro.com - Babinsa Koramil 06/Merbau melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan di wilayah rawan Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu 29 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi terjadinya karhutla di kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat.
Patroli yang dimulai sekira pukul 10.01 WIB tersebut dipimpin oleh Pratu Hasibuan selaku Babinsa setempat. Kegiatan berlangsung hingga selesai dengan menyasar sejumlah titik rawan kebakaran yang selama ini menjadi perhatian khusus aparat dan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Upaya ini dilakukan guna meminimalisir risiko kebakaran yang dapat berdampak luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
"Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan," ujar Pratu Hasibuan.
Selain itu, Babinsa juga melakukan pengecekan terhadap sumber-sumber air seperti embung dan kanal yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana pemadaman jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran di wilayah tersebut.
"Kami memastikan ketersediaan sumber air di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran lahan," lanjutnya.
Secara umum, kegiatan patroli berjalan dengan lancar dan situasi di wilayah Desa Mengkirau terpantau aman serta tidak ditemukan adanya titik api maupun asap selama pelaksanaan kegiatan.
"Kegiatan patroli ini akan terus dilakukan secara rutin untuk memastikan wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan," tambahnya.
Kembali, Pratu Hasibuan menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan karhutla. Ia berharap kesadaran warga semakin meningkat untuk menjaga lingkungan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan indikasi kebakaran agar dapat segera ditangani," tutupnya.