Porospro.com - Kegiatan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilaksanakan oleh jajaran Koramil 06/Merbau di wilayah rawan. Patroli ini difokuskan di Desa Mekar Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi kebakaran, terutama di lahan gambut milik masyarakat.
Pelaksanaan patroli berlangsung pada Kamis, 23 April 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Babinsa Koramil 06/Merbau, Serda Syahrul, yang turun ke lapangan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali dari ancaman karhutla.
Dalam patroli tersebut, Babinsa menyasar kawasan lahan kosong serta area gambut yang dinilai rawan terbakar. Selain melakukan pemantauan, kegiatan ini juga diisi dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Patroli ini kami lakukan sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Desa Mekar Sari yang memiliki potensi kerawanan cukup tinggi,” ujar Babinsa.
Selain itu, patroli juga difokuskan di Dusun 3 RT 1 Desa Mekar Sari. Di lokasi tersebut, Babinsa melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lingkungan sekitar serta memastikan tidak adanya aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Kami juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang larangan membakar hutan dan lahan, karena dampaknya sangat merugikan, baik dari segi kesehatan maupun lingkungan,” lanjut Babinsa dalam keterangannya.
Tidak hanya itu, pengecekan terhadap sumber air seperti embung dan kanal juga menjadi bagian penting dalam patroli. Hal ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan air sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
“Pengecekan sumber air ini penting sebagai langkah kesiapsiagaan, sehingga apabila terjadi kebakaran dapat segera ditangani dengan cepat dan efektif,” jelas Babinsa.
Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di wilayah terpantau dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya titik api maupun asap. Kegiatan ini akan terus dimonitor secara berkala guna memastikan wilayah tetap bebas dari ancaman karhutla.