Porospro.com - Langit malam di pesisir Labuhanbatu bergetar oleh lantunan zikir dan antusiasme ribuan jamaah. Lapangan Bola Kaki Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, berubah menjadi "lautan manusia" saat penceramah kondang, Ustadz Prof. Dr. H. Abdul Somad Batubara (UAS), hadir mengisi Tabligh Akbar pada Jumat malam (01/05/2026). Kegiatan ini mengusung tema visioner: “Menjaga Iman dan Mencetak Generasi Pecinta Al-Qur’an di Zaman Digital.”
Acara ini tidak hanya menjadi magnet bagi masyarakat umum, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi spiritual bagi jajaran pemerintahan. Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., hadir langsung didampingi Wakil Bupati H. Jamri, ST.
Kehadiran orang nomor satu di Labuhanbatu ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan nilai-nilai religius sebagai fondasi pembangunan. Turut hadir pula jajaran pimpinan OPD, Ketua Tim Penggerak PKK, tokoh lintas agama, serta organisasi kepemudaan yang memadati panggung utama.
Dalam sambutannya yang hangat, Bupati Maya Hasmita menyampaikan apresiasi mendalam atas kesediaan UAS kembali menyapa warga di Bumi Ikabina En Pabolo.
“Kehadiran Tuan Guru di tengah-tengah kita adalah anugerah. Di tengah jadwal dakwah beliau yang sangat padat, masyarakat Labuhanbatu masih mendapat prioritas untuk menimba ilmu langsung dari sumbernya,” ujar Bupati Maya dengan nada haru.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Tabligh Akbar ini adalah refleksi penting di tengah gempuran era disrupsi. Menurutnya, iman yang kokoh adalah satu-satunya cara agar masyarakat tidak kehilangan arah di zaman digital.
“Kita ingin hati yang sejuk dan pikiran yang jernih. Saya berharap ilmu yang disampaikan Ustadz Abdul Somad tidak berhenti di telinga, tapi terimplementasi dalam perilaku sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun profesional,” tambahnya.
Di penghujung pidatonya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat persatuan. Ia meyakini bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga kekuatan spiritualitas warganya.
Acara ditutup dengan tausiyah mendalam dari UAS yang disambut antusiasme luar biasa. Jamaah yang datang dari berbagai pelosok kecamatan tampak bertahan hingga akhir acara demi mendengarkan nasihat agama.
Melalui kegiatan ini, Kabupaten Labuhanbatu kembali mempertegas identitasnya sebagai daerah yang religius dan tangguh. Tabligh Akbar ini diharapkan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan menjadi pemantik semangat bagi lahirnya generasi baru yang mencintai Al-Qur'an di tengah tantangan teknologi modern.(*)