Cegah Kebakaran Lahan, Babinsa dan Warga Perkuat Patroli di Kawasan Gambut Pulau Merbau

Cegah Kebakaran Lahan, Babinsa dan Warga Perkuat Patroli di Kawasan Gambut Pulau Merbau

Porospro.com - Babinsa Koramil 06/Merbau terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui patroli rutin di wilayah rawan. Pada Selasa (28/7/2026), Sertu Ansari bersama masyarakat melaksanakan patroli di Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Patroli dimulai sekira pukul 10.00 WIB dengan menyisir kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat yang berpotensi mengalami kebakaran saat musim kemarau. Kegiatan ini juga menjadi langkah antisipatif untuk memastikan wilayah tetap aman dari ancaman karhutla.

Selain melakukan pemantauan lapangan, Babinsa memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga agar ikut menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama agar lingkungan tetap aman dan terhindar dari bencana," ujar Sertu Ansari.

Patroli kemudian difokuskan di wilayah Dusun 01 RT 03 Desa Semukut yang termasuk kawasan rawan karhutla. Tim juga melakukan pengecekan terhadap sumber-sumber air seperti embung dan kanal yang dapat dimanfaatkan sebagai cadangan air apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

"Selain patroli, kami juga memastikan ketersediaan sumber air seperti embung dan kanal tetap dapat digunakan sebagai langkah antisipasi jika terjadi keadaan darurat. Kesiapsiagaan harus terus dijaga," kata Sertu Ansari.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah patroli terpantau aman dan kondusif. Tim tidak menemukan adanya titik api maupun kepulan asap di kawasan yang dipantau sehingga kondisi lingkungan masih dalam keadaan terkendali.

Koramil 06/Merbau menegaskan patroli dan sosialisasi akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat. Sinergi antara aparat teritorial dan warga diharapkan mampu mencegah munculnya kebakaran hutan dan lahan serta menjaga wilayah Kecamatan Pulau Merbau tetap bebas dari karhutla.