Ada Isu Intervensi Dari Sekda Jelang Pemilihan Ketua KONI Dumai, Ini Tanggapan Ketua Harian Koni

Ada Isu Intervensi Dari Sekda Jelang Pemilihan Ketua KONI Dumai, Ini Tanggapan Ketua Harian Koni

Porospro.com - Menjelang pemilihan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai beberapa waktu mendatang, santer tersiar kabar bahwa terjadi intervensi kepada Ketua Cabang Olahraga (Cabor) yang berstatus ASN.

Intervensi itu mengatasnamakan Sekretaris Daerah (Sekda) Fahmi Rizal, S.STP, M.Si., untuk memilih salah satu Kandidat yang sedang bertarung nantinya.

Menanggapi kabar tersebut, Akhmad Khadafi selaku ketua Harian KONI, (18/8), menyampaikan, bahwa segala bentuk informasi yang berkembang di tengah masyarakat merupakan suatu dinamika yang harus kita sikapi secara bijak.

Ia juga menjelaskan, dewasa ini, para pemangku kebijakan di setiap cabor sudah bisa membedakan mana yang harus diperjuangkan dan mana yang harus diperhatikan.

Sehingga menurut Khadafi, isu-isu yang tersebar tidak akan mungkin mencederai semangat supportifitas untuk membangun kebersamaan di bidang olahraga.

"Isu-isu itu biasa dalam setiap dinamika menjelang pemilihan, namun saya yakini bahwa para pimpinan cabor sudah bijak dalam mengambil sikap, terutama dalam memajukan dunia olahraga di Kota Dumai," Jelasnya.

Namun, ketua harian KONI ini juga turut mewanti-wanti kepada pihak di luar KONI untuk jangan ikut campur dalam tahapan atau proses kegiatan penjaringan dan pemilihan ketua KONI saat ini, apalagi semangat olahraga dicampur adukan dengan kepentingan Politik.

Tak hanya itu, Khadafi juga turut menyerukan kepada Bakal Calon Ketua agar mengikuti tahapan secara fair tanpa ada yang keluar jalur.

"Saya meminta kepada mereka yang di luar KONI jangan mencampuri urusan penjaringan dan tahapan pemilihan ketua KONI, mari kita melaksanakan segala proses sesuai AD/ART dan tentu saja dengan cara yang sangat Fair dan menjunjung tinggi supportifitas ," tutup Pria Bertubuh tinggi tegap tersebut.

Untuk perimbangan berita, awak media mencoba untuk mengkonfirmasi Sekda melalui pesan WhatsApp, namun hingga berita ini naik pesan tersebut masih ceklis satu.