Porospro.com - Kepedulian terhadap pemenuhan gizi peserta didik terus diperkuat melalui pelaksanaan program Makan Sehat Bergizi di wilayah Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Unit SPPG Yayasan Bakti Rumah Pemuda di Jalan Lintas Kurau dengan menyasar ribuan siswa serta tenaga pendidik.
Pelaksanaan Makan Sehat Bergizi tersebut menjangkau 20 satuan pendidikan mulai dari tingkat TK/KB, PAUD, RA, SD, SMP, MTs, SMA, SMK hingga MA yang berada di wilayah Kecamatan Merbau. Program tersebut juga turut menyediakan makanan bagi guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari penerima manfaat.
Babinsa Koramil 06/Merbau yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa pelaksanaan program berjalan dengan baik dan menyasar penerima sesuai data yang telah ditentukan. Menurutnya, keterlibatan Babinsa menjadi bagian dari dukungan terhadap kelancaran program di wilayah binaan.
"Kegiatan Makan Sehat Bergizi hari ini berjalan dengan baik dan pendistribusian makanan diberikan kepada siswa, guru serta tenaga kependidikan sesuai sasaran yang telah ditentukan," ujar Babinsa.
Sebanyak 3.023 porsi makanan disiapkan untuk penerima manfaat di seluruh satuan pendidikan yang telah ditetapkan. Menu yang diberikan pada Jumat tersebut terdiri dari nasi putih, telur dadar, lodeh dan buah melon.
"Kami terus membantu memantau pelaksanaan kegiatan agar berjalan tertib dan lancar, sehingga program ini dapat diterima dengan baik oleh para siswa maupun tenaga pendidik," kata Babinsa.
Program Makan Sehat Bergizi di wilayah Koramil 06/Merbau itu didukung oleh Kepala SPPG bersama ahli gizi, akuntan dan 28 orang karyawan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung tanpa adanya hal-hal menonjol yang dilaporkan.
Dengan terlaksananya pembagian 3.023 porsi makanan tersebut, program Makan Sehat Bergizi di Kecamatan Merbau diharapkan terus berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat bagi peserta didik serta tenaga pendidik. Kehadiran Babinsa di lapangan turut menjadi bagian dari dukungan terhadap kelancaran program di wilayah binaan.