Babinsa Koramil 06/Merbau Patroli Karhutla di Wilayah Rawan Kebakaran Desa Tanjung Padang

Babinsa Koramil 06/Merbau Patroli Karhutla di Wilayah Rawan Kebakaran Desa Tanjung Padang

Porospro.com - Babinsa Koramil 06/Merbau, Pratu Hutagalung bersama masyarakat melaksanakan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Tanjung Padang, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (31/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB tersebut menyasar sejumlah wilayah yang dinilai rawan Karhutla, khususnya kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat. Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman dari potensi kebakaran.

Dalam pelaksanaan patroli, Babinsa bersama masyarakat menyampaikan sosialisasi mengenai larangan membakar hutan dan lahan. Edukasi tersebut diberikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Patroli ini dilaksanakan untuk mencegah terjadinya Karhutla sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” ujar Pratu Hutagalung.

Patroli kemudian dilanjutkan di wilayah rawan Karhutla yang berada di Dusun 1 RT 2 Desa Tanjung Padang, Kecamatan Tasik Putri Puyu. Selain memantau kondisi lahan, Babinsa bersama masyarakat juga memastikan wilayah yang menjadi sasaran patroli dalam keadaan aman.

“Kita juga melakukan pengecekan terhadap sumber air seperti embung dan kanal yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya titik api maupun asap yang mengindikasikan terjadinya Karhutla. Kondisi tersebut menjadi bagian penting dari upaya pencegahan melalui patroli rutin di kawasan yang memiliki potensi rawan kebakaran.

“Kondisi selama patroli aman dan tidak ditemukan titik api maupun asap. Namun, pemantauan akan tetap dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran,” tutup Pratu Hutagalung.