Porospro.com - Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Dumai kembali memiliki nahkoda setelah Fitriani ditunjuk langsung oleh Ketua Pertina Provinsi Riau, Doan Samuel Nababan, untuk memimpin organisasi tersebut.
Penunjukan Fitriani dilaksanakan di Ruang Pertemuan KONI Dumai, Senin (31/8/2026). Dalam kesempatan tersebut turut hadir Wakil Sekretaris Pertina Provinsi Riau, Tomi, yang menyaksikan proses penunjukan kepengurusan Pertina Kota Dumai.
Doan Samuel Nababan menjelaskan, keputusan tersebut diambil dengan menggunakan hak diskresi yang dimilikinya sebagai Ketua Pertina Provinsi Riau. Langkah itu dinilai perlu dilakukan karena Pertina Kota Dumai telah cukup lama mengalami kevakuman.
“Dengan kondisi Pertina Dumai yang sudah lama vakum, tentu pembinaan dan pengembangan atlet menjadi terhambat. Karena itu saya menggunakan hak diskresi untuk menunjuk Fitriani agar roda organisasi kembali berjalan dan pembinaan atlet bisa dilanjutkan,” ujar Doan Samuel Nababan.
Menurut Doan, keberadaan kepengurusan yang aktif menjadi bagian penting dalam mendorong pembinaan olahraga tinju di daerah. Dengan adanya nahkoda baru, Pertina Kota Dumai diharapkan dapat kembali menjalankan program organisasi sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi atlet untuk berkembang.
“Harapannya setelah penunjukan ini, Pertina Dumai bisa segera bergerak, melakukan pembinaan secara berkelanjutan dan kembali melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama Dumai maupun Riau,” kata Doan.
Sementara itu, Fitriani menyatakan kesiapan menerima amanah tersebut dan berkomitmen untuk menghidupkan kembali aktivitas Pertina Kota Dumai. Ia menilai pembinaan atlet harus menjadi salah satu prioritas setelah organisasi kembali aktif.
“Ini merupakan amanah yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Kami akan berupaya mengaktifkan kembali Pertina Dumai dan membangun pembinaan atlet secara bertahap agar tinju di Kota Dumai kembali berkembang,” ujar Fitriani.
Penunjukan ini menjadi momentum yang baik bagi Pertina Kota Dumai untuk keluar dari kevakuman dan menyusun kembali program kerja organisasi, khususnya dalam memperkuat pembinaan serta pengembangan potensi atlet tinju di Kota Dumai.