Gandeng Warga Bagan Melibur, Koptu Yulius Sisir Kawasan Rawan dan Pastikan Sumber Air Siap Antisipasi Karhutla

Gandeng Warga Bagan Melibur, Koptu Yulius Sisir Kawasan Rawan dan Pastikan Sumber Air Siap Antisipasi Karhutla

Porospro.com - Babinsa Koramil 06/Merbau Koptu Yulius bersama masyarakat melaksanakan patroli pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah rawan Karhutla Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (4/9/2026).

Patroli yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menyasar kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat, khususnya di Dusun 1/RT 2 Desa Bagan Melibur. Kegiatan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi terjadinya kebakaran di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan itu, Babinsa bersama masyarakat turut memberikan sosialisasi kepada warga mengenai larangan melakukan pembakaran hutan dan lahan. Edukasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Koptu Yulius mengatakan patroli dilakukan secara rutin sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi Karhutla, terutama di kawasan yang memiliki lahan gambut dan mudah terbakar saat kondisi kering.

“Patroli ini dilakukan untuk memastikan wilayah yang rawan Karhutla tetap dalam kondisi aman sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Pencegahan sejak dini sangat penting untuk menghindari terjadinya kebakaran yang dapat meluas,” kata Koptu Yulius.

Selain menyusuri wilayah rawan, Babinsa bersama masyarakat juga melakukan pengecekan terhadap sumber air yang dapat digunakan untuk mengantisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Pemeriksaan dilakukan terhadap embung dan kanal yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Koptu Yulius menegaskan keberadaan sumber air perlu dipastikan kondisinya agar dapat dimanfaatkan sebagai salah satu upaya penanganan apabila muncul titik api. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan asap atau tanda-tanda kebakaran.

“Embung dan kanal menjadi bagian penting dalam kesiapsiagaan menghadapi Karhutla. Karena itu, kondisi sumber air terus dipantau, dan masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api maupun asap agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujar Koptu Yulius.

Selama patroli berlangsung, situasi di wilayah Desa Bagan Melibur terpantau aman dan kondusif. Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan adanya titik api maupun asap, sementara kegiatan pencegahan dan pemantauan Karhutla akan terus dilakukan secara berkala.