Perkuat Mitigasi Karhutla, Mabes TNI Tekankan Pentingnya Kanal dan Embung di Lahan Gambut

Perkuat Mitigasi Karhutla, Mabes TNI Tekankan Pentingnya Kanal dan Embung di Lahan Gambut

Porospro.com - Penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian dalam kegiatan sosialisasi yang digelar Tim Sosialisasi Karhutla dari Mabes TNI di Kantor Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (8/9/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam mencegah kebakaran, khususnya di kawasan yang memiliki lahan gambut.

Tim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI yang dipimpin Kolonel Adm Dayatmoko tiba sekira pukul 09.00 WIB dengan didampingi dua Babinsa. 

Kedatangan tim disambut Kepala Desa Mayang Sari Ibrahim bersama perangkat desa dan masyarakat. Sekitar 30 orang mengikuti kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Mayang Sari, Jalan Lintas Kondur.

Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan bahwa Karhutla dapat memberikan dampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan, mulai dari perekonomian, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan. Karena itu, upaya pencegahan dinilai harus dilakukan secara bersama-sama dan tidak hanya mengandalkan penanganan setelah kebakaran terjadi.

Babinsa yang mendampingi kegiatan mengatakan pencegahan Karhutla membutuhkan kesadaran masyarakat serta koordinasi lintas pihak. 

"Pencegahan tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat agar potensi kebakaran dapat diketahui dan dicegah sejak awal," ujar Babinsa.

Materi sosialisasi juga menekankan pentingnya kesiapan sarana sumber air di kawasan gambut. Kanal dan embung dapat dipersiapkan sebagai tempat penampungan air sehingga ketika terjadi kebakaran, sumber air telah tersedia untuk mendukung proses pemadaman.

Babinsa menilai kegiatan sosialisasi menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat, aparat kewilayahan dan pihak terkait. 

"Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat memahami langkah pencegahan serta mengetahui tindakan yang harus dilakukan apabila menemukan potensi Karhutla di lingkungan sekitar," katanya.

Sesi tanya jawab turut berlangsung dalam kegiatan tersebut. Masyarakat menyampaikan sejumlah masukan, termasuk harapan agar kerja sama dengan perusahaan dapat diperkuat serta adanya perhatian terhadap bentuk penghargaan bagi desa yang berhasil menjaga wilayahnya dari kejadian Karhutla.

Kegiatan sosialisasi berakhir sekira pukul 10.25 WIB dan dilanjutkan dengan foto bersama. Babinsa menegaskan pemantauan wilayah akan terus dilakukan bersama masyarakat sebagai langkah antisipasi. 

"Kami akan terus mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar dapat ditindaklanjuti sedini mungkin," tutupnya.