Porospro.com - Patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali dilakukan di wilayah rawan kebakaran Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (27/9/2026).
Babinsa Koramil 06/Merbau Pratu Hasibuan menyusuri sejumlah kawasan yang dinilai rawan, terutama lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi lahan tetap aman sekaligus mengantisipasi munculnya titik api.
Dalam patroli tersebut, Babinsa juga menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Edukasi diberikan sebagai langkah pencegahan agar aktivitas masyarakat tidak memicu kebakaran di kawasan gambut.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan. Kondisi lahan gambut cukup mudah terbakar, sehingga pencegahan harus dilakukan sejak awal," kata Pratu Hasibuan.
Selain menyisir kawasan rawan, Pratu Hasibuan turut mengecek keberadaan sumber air seperti embung dan kanal. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan sumber air apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan kebakaran.
"Kami juga mengecek embung dan kanal yang ada di sekitar wilayah rawan. Sumber air ini perlu diketahui kondisinya sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan Karhutla," ujar Pratu Hasibuan.
Hasil pemantauan di wilayah Desa Mengkirau menunjukkan kondisi masih aman. Selama patroli berlangsung, tidak ditemukan titik api maupun kepulan asap yang mengindikasikan terjadinya kebakaran.
Patroli akan terus menjadi bagian dari upaya pencegahan Karhutla dengan memantau kawasan rawan dan membangun komunikasi bersama masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar potensi kebakaran dapat diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti.