Dari Sekolah hingga Masjid, PT Guntung Idamannusa Ajak Masyarakat Sepakat Jaya Cegah Karhutla

Dari Sekolah hingga Masjid, PT Guntung Idamannusa Ajak Masyarakat Sepakat Jaya Cegah Karhutla

Porospro.com - PT Guntung Idamannusa (PT GIN) terus menunjukkan komitmennya dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat di desa binaan. Kali ini, edukasi menyasar siswa sekolah serta masyarakat

Desa Sepakat Jaya, Jumat (23/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, PT GIN memberikan edukasi kepada siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Fathorrahman yang berlokasi di Dusun Karyawan, Desa Sepakat Jaya.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai penyebab kebakaran hutan dan lahan, dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.

Selain memberikan sosialisasi, PT GIN juga mengajak para siswa untuk berperan aktif menyebarluaskan pentingnya menjaga lingkungan, tidak membakar sampah sembarangan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan sekitar.

Melalui edukasi tersebut, para siswa diharapkan dapat menjadi pelopor kepedulian lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah, sekaligus turut berkontribusi dalam upaya pencegahan karhutla.

Tidak hanya menyasar kalangan pelajar, PT GIN juga melaksanakan sosialisasi kepada jamaah Masjid Haju Syahadah, Dusun Suka Jadi, Dusun III, Desa Sepakat Jaya, setelah pelaksanaan salat Jumat.

Kegiatan tersebut turut melibatkan Pemerintah Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda sebagai bentuk kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla.

Manager Humas PT GIN, Rudi Candra, mengatakan bahwa pencegahan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, upaya tersebut harus dimulai dari lingkungan sekolah, rumah tangga, hingga lingkungan masyarakat secara luas.

“Pentingnya kolaborasi dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran harus menjadi perhatian semua lapisan masyarakat. Upaya ini bisa dimulai dari sekolah dan lingkungan rumah. Selain itu, ketika terjadi kabut asap, masyarakat juga perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan sebagai langkah menjaga kesehatan,” ujar Rudi Candra kepada awak media.

Sementara itu, Kepala MTs Fathorrahman, Jalaluddin, S.H.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT GIN atas pelaksanaan edukasi pencegahan karhutla di sekolahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran PT Guntung Idamannusa yang telah memberikan edukasi mengenai kebakaran hutan dan lahan di sekolah kami. Tentu ini merupakan langkah awal yang baik, terutama bagi siswa-siswi kami agar semakin peduli dan mampu menjaga lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah,” ungkapnya.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Sepakat Jaya, Muklis. Ia menilai kerja sama, komitmen, dan kepedulian PT GIN dalam upaya pencegahan karhutla memberikan manfaat bagi pemerintah desa dan masyarakat, khususnya warga yang wilayahnya berbatasan langsung dengan perusahaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT GIN atas kerja sama dan kepeduliannya dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Kami berharap hal-hal baik seperti ini dapat terus dilakukan bersama demi kepentingan masyarakat,” kata Muklis.

Pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran, kepedulian, dan kerja sama seluruh pihak.

Melalui kegiatan edukasi kepada pelajar dan masyarakat, PT GIN berharap pengetahuan mengenai bahaya karhutla dapat ditanamkan sejak dini sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan terhindar dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. rls