Porospro.com - Babinsa Koramil 06/Merbau terus melakukan pemantauan wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kali ini, patroli dilaksanakan di Desa Meranti Bunting, Sabtu (31/10/2026), dengan menyasar kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat.
Patroli yang dimulai pukul 10.26 WIB tersebut dilaksanakan Serda Syahrul dengan menyusuri kawasan rawan Karhutla, khususnya di Dusun 3 RT 1 Desa Meranti Bunting. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah sekaligus mengantisipasi munculnya kebakaran di tengah masyarakat.
Selain melakukan pemantauan, Serda Syahrul juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah kebakaran yang dapat meluas, terutama pada kawasan tanah gambut.
Serda Syahrul mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan api saat membersihkan maupun mengolah lahan karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Apinya bisa merambat, terlebih di kawasan gambut yang memiliki potensi kebakaran cukup tinggi," ujar Serda Syahrul.
Dalam patroli tersebut, Babinsa juga melakukan pengecekan sumber air berupa embung dan kanal yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung penanganan apabila terjadi kebakaran. Ketersediaan sumber air menjadi salah satu hal penting dalam mengantisipasi Karhutla di wilayah tersebut.
Menurut Serda Syahrul, pemantauan secara berkala perlu dilakukan agar kondisi wilayah tetap terpantau dan potensi kebakaran dapat diketahui lebih awal. Ia juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan asap maupun tanda-tanda kebakaran.
Dari hasil patroli yang dilaksanakan di wilayah Desa Meranti Bunting, tidak ditemukan titik api maupun kepulan asap. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan Babinsa tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi wilayah rawan Karhutla.