Porospro.com - Memastikan kawasan lahan gambut tetap aman dari ancaman kebakaran, Babinsa Koramil 06/Merbau Pratu Roihan Sinaloan turun langsung melakukan patroli sekaligus mengecek sumber air di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Desa Baran Melintang, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (4/11/2026).
Patroli yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menyasar lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat di Dusun 2 RT 1 Desa Baran Melintang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan dini untuk mengantisipasi munculnya titik api, terutama di kawasan yang memiliki potensi terjadinya kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, Pratu Roihan tidak hanya memantau kondisi lahan, tetapi juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membakar hutan dan lahan. Edukasi ini dilakukan agar warga memahami risiko pembakaran yang dapat memicu kebakaran lebih luas.
“Patroli ini merupakan langkah pencegahan untuk memastikan wilayah rawan Karhutla tetap terpantau. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar Pratu Roihan Sinaloan.
Selain menyisir kawasan rawan kebakaran, Babinsa juga melakukan pengecekan terhadap sumber air berupa embung dan kanal yang berada di wilayah tersebut. Ketersediaan sumber air menjadi salah satu hal penting untuk mendukung penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
Pratu Roihan mengatakan, pengawasan terhadap kawasan lahan gambut perlu dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, kepedulian masyarakat turut menentukan keberhasilan upaya pencegahan Karhutla, sehingga warga diharapkan tidak mengabaikan potensi munculnya api maupun asap.
“Kami mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap. Pencegahan akan lebih efektif jika dilakukan bersama-sama sebelum kebakaran terjadi,” katanya.
Dari hasil patroli di Dusun 2 RT 1 Desa Baran Melintang, tidak ditemukan titik api maupun kepulan asap. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan pemantauan terhadap wilayah rawan Karhutla terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kawasan Pulau Merbau tetap terhindar dari kebakaran.