Huawei Makin Pede Tanpa Google, Punya 1,6 Juta Developer

Huawei Makin Pede Tanpa Google, Punya 1,6 Juta Developer

Porospro.com - Ekosistem Huawei Mobile Services (HMS) diklaim tumbuh dengan pesat, berhasil mencapai 700 juta pengguna perangkat secara global dengan pertumbuhan sebesar 32% dari tahun ke tahun. Huawei pun makin pede dengan app store-nya sendiri. Tanpa Google, sepertinya bukan masalah lagi buat Huawei.

Untuk diketahui, sejak seri Mate 30 dan Mate 30 Pro, Huawei secara resmi tidak lagi bergantung pada Google Mobile Service (GMS). Bagi kebanyakan pengguna ponsel, ketiadaan dukungan Google menjadi kendala untuk memilih ponsel Huawei.


Nyatanya, hal ini tak menyurutkan langkah Huawei untuk mengupdate deretan ponsel mereka, termasuk seri flagship terbarunya, Huawei P40 dan P40 Pro. Berbarengan dengan itu, pencapaian terbaru diukir HMS yang memperkuat dukungan untuk perangkat dan layanan Huawei.

Pencapaian terbaru HMS dan AppGallery (toko aplikasi Huawei) ini diumumkan Huawei dalam perhelatan 19th China Internet Conference pada 23 Juli lalu.

Disebutkan Huawei dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, saat ini jumlah developer Huawei yang terdaftar di seluruh dunia mencapai 1,6 juta, dengan kenaikan sebesar 76% dari tahun ke tahun, dan ada lebih dari 81 ribu aplikasi inovatif yang terintegrasi dengan kapabilitas terbuka HMS Core.

"AppGallery sebagai platform distribusi aplikasi resmi Huawei mencakup lebih dari 170 negara dan wilayah. Dengan cakupan yang luas ini, kami berharap dapat berbagi inovasi digital lokal dengan dunia," kata President of Consumer Cloud Services Huawei Consumer Business Group, Zhang Ping'an.

"Kami ingin setiap aplikasi inovatif yang dikembangkan oleh mitra global kami dapat menjangkau 700 juta pengguna perangkat Huawei," sambungnya.


Bersamaan dengan itu, aplikasi HMS secara global seperti Huawei Video, Huawei Music dan Huawei Reader telah membawa layanan dan konten berkualitas kepada konsumen di lebih banyak negara dan wilayah.

Huawei juga menghadirkan pengalaman kehidupan digital yang lebih cerdas dan nyaman kepada pengguna dengan layanan yang lebih inovatif seperti Quick App, aplikasi bebas-pemasangan jenis baru, yang memberi pengguna pengalaman tap-to-use dengan memori yang lebih minim.

Selain itu, terdapat kemampuan yang ditenagai oleh teknologi Huawei AI mencakup kemampuan konten, kemampuan kartu, dan kemampuan aplikasi, yang memungkinkan layanan berkualitas tinggi untuk didistribusikan secara efisien kepada pengguna di seluruh dunia.

Dukungan untuk para developer

Untuk membantu mitra global dan developer dalam berinovasi, Huawei menghadirkan kapabilitas 'Chipset-Device-Cloud' melalui HMS Core sehingga memberikan akses Huawei's Machine Learning Kit, HiAl, AR Engine, dan lain-lain bagi para developer.

HMS Core 5.0 sekarang telah tersedia secara global dan akan menyediakan kapabilitas software dan hardware Huawei untuk meningkatkan pengalaman pengguna di seluruh dunia.

Masih ada lagi, Huawei menawarkan one-stop, full-spectrum app development support di 67 area melalui AppGallery Connect yang mampu membantu developer berinovasi dan melakukan operasi yang efisien.


Huawei Mobile Services pun telah mendirikan enam pusat regional di seluruh dunia. Perusahaan asal China ini menawarkan layanan terlokalisasi secara global melalui DIGIX Lab, Huawei Developers, Huawei Developer Day, dan banyak peluang lainnya.

"Huawei berupaya mendorong para developer inovatif di seluruh dunia untuk bekerja sama dengan Huawei Mobile Services guna menghadirkan pengalaman yang lebih baik dan cerdas untuk konsumen," demikian pernyataan Huawei.

Huawei sebelumnya juga telah mengumumkan 'Shining Star Program' senilai USD 1 miliar sebagai insentif kepada developer global. Lebih dari 10.000 aplikasi inovatif telah memperoleh manfaat dari program tersebut.

 

Sumber: detik.com