Stan Pemprov Riau Raih Juara II di Pameran LHK 2019

Stan Pemprov Riau Raih Juara II di Pameran LHK 2019
Stan Pemprov Riau memperoleh penghargaan sebagai Juara II stan terbaik zona edukasi udara pada PLHK ke-23, Sabtu (13/7/2019) di Jakarta.

JAKARTA - Stan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berhasil meraih Juara 2 terbaik kategori zona edukasi udara di ajang Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PLHK) ke-23, Sabtu (13/7/2019), di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Capaian ini meningkat dari tahun 2018 lalu yang mendapat Juara Harapan Satu.

"Ini capaian kita bersama termasuk para mitra yang komitmen dan konsisten mendukung program pemerintah dalam menjaga lingkungan, dan kita berharap apa yang kita tampilkan selama pameran ini bisa menginspirasi dan mengedukasi pengunjung atau masyarakat," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ervin Rizaldi usai menerima penghargaan pemenang stan PLHK ke-23, di Jakarta.

Pemprov Riau tampil dalam PLHK ke-23 mengusung tema program persampahan dan industri ramah lingkungan yang komit terhadap pencegahan pencemaran udara. Stan bernuansa Istana Siak Sri Inderapura ini menggandeng mitra dari dunia usaha dari berbagai sektor. Di antaranya sektor Perkebunan, Hutan Tanaman Industri (HTI), seperti PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), sektor Industri Hulu Migas, SKK Migas Sumbagut bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Chevron seperti Chevron, PHE Siak, PHE Kampar, PEP Lirik, BOB PT. BSP-Pertamina Hulu, EMP, dan SPR Langgak bersatu bersama industri lainnya memberikan andil dalam pameran tahunan ini.

"Kami turut bangga bisa menjadi bagian dari prestasi ini, apresiasi kami kepada pihak Kementerian LHK selaku penyelenggara, dan kepada Pemprov Riau melalui Dinas LHK, yang telah mendukung dunia usaha berikut masukannya terhadap program peduli lingkungan seperti Bank Sampah dan industri ramah lingkungan," ujar Juwendi Jamal, Senior Relations SHR RAPP.

Perusahaan bagian dari APRIL Group ini juga memajang produk unggulannya, kertas merk PaperOne yang terbuat dari 100 persen serat kayu yang dapat diperbaharui, ramah lingkungan dari perkebunan yang dikelola secara berkelanjutan. Sementara itu, untuk program Bank Sampah, RAPP menampilkan beragam hasil kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat berupa tas, kotak pensil, dompet, dan lain-lain.