Cegah PMK, Kodim 0320/Dumai Bersama Aparat Terkait Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Cegah PMK, Kodim 0320/Dumai Bersama Aparat Terkait Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Porospro.com - Kodim 0320/Dumai melalui Babinsa Koramil 01/Dumai Sertu Mahyudin Babinsa Kelurahan Purnama melaksanakan pendampingan guna cegah dini penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), melalui penyemprotan cairan Disinfektan kepada hewan ternak milik Warga binaannya di Jalan Pergam RT 05 Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai, (13/7).
 
Kegiatan ini didampingi Oleh, Iptu Sukadis KBO Samapta Polres Dumai,
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai Kasie Keswan dr. H Rizki Mubarok, Ka UPT puskeswan dr H Fajar Riyayati, Medik veteriner Dr. H Jumaini, Dr. H Apriani, Paramedik veteriner Siti Wirduna.
 
Penyemprotan Disinfektan hari ini diawali dengan Briefing bersama seluruh personil yang terlibat dalam kegiatan ini, agar pelaksanaan penyemprotan Disinfektan pada kandang kandang sapi tersebut dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa hambatan.
 
Sertu Mahyudin mengatakan, Kegiatan penyemprotan Disinfektan pada kandang kandang sapi ini merupakan salah satu upaya yang diakukan untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku pada ternak sapi di seluruh wilayah Kota Dumai Sehingga tidak terjadi gejolak Kamtibmas atau pun kepanikan pada warga Desa yang memiliki ternak sapi
 
Sertu Mahyudin juga Menambahkan, bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai upaya dalam mencegah dini terhadap wabah PMK, mengingat telah adanya wabah penyakit mulut dan kuku yang menyerang sejumlah hewan ternak sapi maupun kambing di berbagai daerah.
 
Penyemprotan desinfektan ini bertujuan untuk membunuh kuman di kandang agar tetap steril, Selain penyemprotan disinfektan, pemberian vitamin dan kebersihan kandang harus rutin dilakukan.
 
"Tidak hanya itu, kita juga melakukan himbauan kepada warga yang memiliki ternak sapi maupun kambing agar tetap menjaga kebersihan kandang, serta segera melaporkan apabila ada indikasi sakit pada hewan ternak agar kita dapat melakukan penanganan," Ujarnya.