Keindahan Pasir Putih Pantai Bidari

Keindahan Pasir Putih Pantai Bidari

Porospro.com - Pantai Bidari memiliki panjang lebih kurang 500 meter yang memiliki hamparan pasir putih membentang dari timur ke barat, persis berada di sisi kiri muara perairan Kuala Enok.

Pantai bidari memiliki kesamaan seperti Pantai Solop, material pantai bidari merupakan pantai pasir putih yang berasal dari fosil-fosil hewan laut seperti siput, kerang dan sejenisnya. Pasir jenis ini dikenal dengan nama Pasir Sersah.

Untuk berkunjung ke pantai Bidari kita harus menggunakan alat transportasi laut (speed boat atau pompong) dari Kuala Enok dengan lama perjalanan lebih kurang setengah jam, atau lebih kurang satu setengah jam dari KotaTembilahan.

Jika anda ingin berkunjung, disarankan ketika air dalam kadaan surut, karena pantai bidari hanya terlihat ketika air sedang surut, jika air pasang pantai tersebut akan tenggelam.

Objek Wisata alam yang dikelola oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan(Disparporabud) inhil ini, diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan daerah dan dapat memperbaiki ekonomi masyarakat sekitarnya.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan menjadikan Festival Menongkah sebagai destinasi wisata budaya Inhil yang menarik.

Bupati Inhil HM Wardan berkomitmen untuk memberikan perhatian pada kebudayaan Menongkah yang merupakan kebudayaan masyarakat suku duanu di daerah Pantai Bidari, Desa Tanjung Pasir Kabupaten Inhil.

Festival Menongkah kerang juga diselenggarakan setiah tahunnya diPantai Bidari karena terinspirasi dari Semangat Suku Duano dalam menghadapi pasang surut air di Indragiri Hilir. Pada saat air surut Suku Duano akan turun berburu kerang dan berselancar diatas lumpur dengan menggunakan papan selancar.

Ribuan masyarakat akan berkunjung menyaksikan festival warisan budaya ini. Pengunjung pun dapat merasakan bagaimana sensasi berselancar diatas lumpur yang diperlombakan disana, sembari mengumpulkan kerang-kerang diatas pantai lumpur yang mempesona. Kita juga dapat ikuti Event Merapah yakni berlari diatas lumpur. (Advertorial)