<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://porospro.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://porospro.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Sambangi Desa Mengkirau, Tim Mabes TNI dan Danramil 06/Merbau Gelar Sosialisasi Bahaya Karhutla</title><link>https://porospro.com/read/detail/16400/sambangi-desa-mengkirau-tim-mabes-tni-dan-danramil-06merbau-gelar-sosialisasi-bahaya-karhutla</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45;&lt;/strong&gt; Tim Sosialisasi Karhutla dari Mabes TNI melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (10/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.40 WIB tersebut diikuti Tim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI yang terdiri dari Kolonel Adm Dayatmoko dan Letkol Ckm Widodo Nugroho. Tim turut didampingi Danramil 06/Merbau Kapten Arh Ricman Sinaga bersama tiga orang Babinsa Koramil 06/Merbau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Desa Mengkirau, Toha, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus terima kasih atas kedatangan Tim Mabes TNI untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan penanggulangan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penyampaiannya, Kolonel Adm Dayatmoko menjelaskan bahwa Karhutla dapat menimbulkan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari sektor ekonomi, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami diperintahkan oleh Panglima TNI untuk melaksanakan sosialisasi dalam rangka mencegah dan menanggulangi Karhutla,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan, khususnya di wilayah yang memiliki lahan gambut. Salah satu upaya yang dinilai efektif adalah pembangunan kanal dan embung sebagai sumber maupun tempat penampungan air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolonel Adm Dayatmoko juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergitas dengan pemerintah dan instansi terkait dalam mencegah terjadinya Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pelaksanaan sosialisasi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian negara terhadap masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal senada disampaikan Letkol Ckm Widodo Nugroho. Ia mengajak masyarakat bersama&#45;sama menjaga lingkungan dan desa dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Marilah kita menjaga kampung halaman dan desa kita ini dari Karhutla. Lakukan sinergitas antara instansi dan masyarakat untuk mengatasi serta mencegah Karhutla,&quot; pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sesi tanya jawab, masyarakat Desa Mengkirau menyampaikan sejumlah aspirasi. Warga meminta dukungan anggaran dan peralatan pemadaman karena sarana yang tersedia saat ini masih sangat minim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, masyarakat juga mengharapkan dukungan alat berat untuk membantu pembangunan kanal dan embung di wilayah Desa Mengkirau. Infrastruktur tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya pencegahan sekaligus kesiapsiagaan menghadapi Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 10.50 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman serta tertib.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat respons positif dari pemerintah desa dan masyarakat. Kehadiran Tim Mabes TNI dinilai memberikan pemahaman sekaligus meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya Karhutla, khususnya di wilayah lahan gambut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan terhadap kebutuhan sarana pemadaman serta pembangunan kanal dan embung diharapkan dapat menjadi perhatian instansi terkait. Ketersediaan peralatan dan sumber air yang memadai akan memperkuat upaya pencegahan serta mempercepat penanganan apabila terjadi Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus ditingkatkan untuk menjaga lingkungan serta melindungi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dari dampak Karhutla.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/842939458-img-20260910-wa0057.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 14:01:24 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16400/sambangi-desa-mengkirau-tim-mabes-tni-dan-danramil-06merbau-gelar-sosialisasi-bahaya-karhutla</guid></item><item><title>Cegah Bahaya Asap Gambut, Mabes TNI Imbau Warga Tak Buka Lahan dengan Bakar</title><link>https://porospro.com/read/detail/16399/cegah-bahaya-asap-gambut-mabes-tni-imbau-warga-tak-buka-lahan-dengan-bakar</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Tim Sosialisasi Karhutla dari Mabes TNI melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kantor Desa Mengkirau, Jalan Pelajar, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (10/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai pukul 09.35 WIB tersebut diikuti masyarakat Desa Mengkirau bersama perangkat desa, RT dan RW. Sosialisasi dipimpin Kolonel Adm Dayatmoko dan Letkol Ckm Widodo Nugroho, didampingi Danramil 06/Merbau Kapten Arh R. Sinaga bersama satu orang Babinsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Desa Mengkirau, Toha, S.E. alias Divan, menyambut kedatangan Tim Sosialisasi Karhutla dari Mabes TNI. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat dalam upaya mencegah dan menanggulangi bencana Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolonel Adm Dayatmoko dalam sosialisasinya menjelaskan bahwa Karhutla dapat memberikan dampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat. Dampak tersebut tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi perekonomian, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kebakaran Hutan dan lahan sangat berpengaruh dari segi ekonomi, kesahatan, transportasi, petanian hingga pendidikan,” ujar Kolonel Adm Dayatmoko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya TNI dalam mencegah sekaligus menanggulangi Karhutla di berbagai wilayah, termasuk kawasan yang memiliki lahan gambut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami diperintahkan oleh Panglima TNI untuk melakukan Sosialisasi untuk mencegah dan menanggulangi Karlahut,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Kolonel Adm Dayatmoko, pencegahan Karhutla di kawasan gambut membutuhkan langkah yang tepat, terutama dalam memastikan ketersediaan sumber air. Salah satu upaya yang dinilai efektif adalah pembangunan kanal dan embung yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk di lahan Gambut, cara yang efektif utk mencegah dan menanggulangi Karhutla dengan cara membuat Kanal dan Embung sebagai sumber air,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga mendapatkan dorongan untuk meningkatkan sinergitas bersama instansi terkait. Kolonel Adm Dayatmoko menilai keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar upaya pencegahan dan penanganan Karhutla dapat dilakukan secara bersama&#45;sama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat utk bersinergi dgn inastansi terkait untuk melakukan pencegahan terjadinya Karlahut,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, pelaksanaan sosialisasi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian negara terhadap masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla. Karena itu, kerja sama antara pemerintah, TNI, instansi terkait dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami diperintahkan utk melakukan Sosialisasi merupakan Perintah Presiden kepada Panglima TNI, ini merupakan suatu kepedulian dan perhatian dari Negara kepada Masyarakat,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Letkol Ckm Widodo Nugroho mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan dan wilayah tempat tinggal dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Upaya tersebut menurutnya membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Marilah kita menjaga kampung halaman dan desa kita ini dari karlahut,” kata Letkol Ckm Widodo Nugroho.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi dan masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla. Selain itu, pembangunan kanal dan embung kembali ditekankan sebagai langkah untuk menyediakan sumber air apabila terjadi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk mengatasi karhutla ini perlu kita cegah dengan membuat kanal dan embung sebagai tempat penampungan air, sehingga disaat terjadinya kebakaran sumber air sudah ada dan siap utk dilakukan pemadaman,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sesi tanya jawab, masyarakat Desa Mengkirau menyampaikan sejumlah kebutuhan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla. Masyarakat meminta dukungan anggaran serta peralatan pemadaman karena perlengkapan yang tersedia saat ini masih sangat minim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, masyarakat juga meminta dukungan alat berat untuk membantu pembangunan kanal dan embung di Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu. Setelah rangkaian sosialisasi dan tanya jawab selesai, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sosialisasi pencegahan dan penanganan Karhutla tersebut selesai pada pukul 10.50 WIB. Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman dan tertib.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/62180850382-img-20260910-wa0059.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 13:38:53 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16399/cegah-bahaya-asap-gambut-mabes-tni-imbau-warga-tak-buka-lahan-dengan-bakar</guid></item><item><title>Babinsa Dampingi Penyaluran 3.023 Porsi Makan Sehat Bergizi di Merbau</title><link>https://porospro.com/read/detail/16398/babinsa-dampingi-penyaluran-3023-porsi-makan-sehat-bergizi-di-merbau</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Program Makan Sehat Bergizi (MSB) kembali disalurkan kepada ribuan siswa dan tenaga pendidik di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (10/9/2026). Kegiatan operasional Unit SPPG Yayasan Bakti Rumah Pemuda tersebut menyasar 20 satuan pendidikan yang berada di wilayah Koramil 06/Merbau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyaluran makanan bergizi ini dipusatkan dari SPPG Yayasan Bakti Rumah Pemuda yang berlokasi di Jalan Lintas Kurau, Kecamatan Merbau. Sebanyak 3.023 penerima manfaat terdiri dari siswa, guru dan tenaga kependidikan mendapatkan paket makanan dalam kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Babinsa Koramil 06/Merbau mengatakan pendampingan terhadap pelaksanaan program dilakukan untuk memastikan proses penyaluran makanan berjalan tertib dan dapat diterima oleh para penerima manfaat sesuai sasaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ikut mendampingi kegiatan ini agar pelaksanaan Makan Sehat Bergizi berjalan tertib dan lancar, sehingga makanan yang disiapkan dapat diterima oleh para siswa serta tenaga pendidik,” ujar Babinsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak 20 sekolah dan lembaga pendidikan menerima dukungan makanan, mulai dari tingkat TK/KB, PAUD, RA, SD, SMP, MTs, SMA, SMK hingga MA. Selain peserta didik, tenaga pendidik dan kependidikan juga termasuk dalam penerima manfaat program tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Babinsa menyampaikan bahwa program Makan Sehat Bergizi diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan asupan makanan para pelajar selama mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harapannya program ini dapat memberikan manfaat bagi para siswa dan guru, khususnya dalam mendukung kebutuhan makanan yang sehat dan bergizi selama berada di lingkungan sekolah,” kata Babinsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada pelaksanaan Kamis tersebut, sebanyak 3.023 porsi makanan disiapkan oleh SPPG Yayasan Bakti Rumah Pemuda. Paket makanan yang dibagikan terdiri dari nasi putih, ayam goreng, tahu, wortel dan buncis, serta buah semangka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan operasional SPPG di wilayah Kecamatan Merbau berlangsung dengan melibatkan kepala SPPG, ahli gizi, akuntan dan 28 orang karyawan. Seluruh rangkaian penyaluran Makan Sehat Bergizi berjalan tertib dan lancar, dengan tidak terdapat hal menonjol selama kegiatan berlangsung.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/96253134129-img-20260910-wa0039.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 12:53:50 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16398/babinsa-dampingi-penyaluran-3023-porsi-makan-sehat-bergizi-di-merbau</guid></item><item><title>AKJ Sambut Positif Pembahasan Ranperda, Olahraga Dumai Didorong Makin Maju</title><link>https://porospro.com/read/detail/16397/akj-sambut-positif-pembahasan-ranperda-olahraga-dumai-didorong-makin-maju</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Ketua KONI Dumai terpilih masa bakti 2026–2030, Abdul Khodir Jailani (AKJ), mengapresiasi langkah DPRD Kota Dumai yang terus mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan. Regulasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat arah pembangunan olahraga di Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apresiasi itu disampaikan AKJ menyusul rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) A DPRD Kota Dumai bersama sejumlah pemangku kepentingan bidang olahraga, Selasa (8/9/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembahasan berlangsung di Ruang Rapat Cempaka Lantai I Gedung DPRD Kota Dumai dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, KONI, KORMI, NPC Disabilitas dan sejumlah tokoh olahraga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut AKJ, langkah DPRD melibatkan berbagai unsur olahraga dalam pembahasan Ranperda merupakan hal positif. Masukan dari organisasi olahraga dan pelaku olahraga dinilai penting agar regulasi yang nantinya disahkan benar&#45;benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengapresiasi DPRD Kota Dumai yang memberikan ruang kepada insan olahraga untuk menyampaikan masukan dalam pembahasan Ranperda Keolahragaan. Ini langkah yang sangat baik untuk bersama&#45;sama membangun olahraga Dumai,” ujar AKJ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;AKJ berharap Ranperda tersebut nantinya tidak hanya menjadi payung hukum, tetapi juga mampu memberikan arah yang jelas terhadap pembinaan atlet dan pengembangan olahraga di Dumai. Menurutnya, kepastian regulasi dibutuhkan agar program olahraga dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harapan kami, Ranperda ini nantinya benar&#45;benar memberikan dampak terhadap kemajuan olahraga, terutama dalam pembinaan atlet, peningkatan prestasi, olahraga masyarakat dan perhatian terhadap olahraga disabilitas,” kata AKJ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai Ketua KONI Dumai terpilih masa bakti 2026–2030, AKJ menilai sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, atlet, pelatih dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan prestasi olahraga. Ia berharap pembahasan regulasi terus dilakukan dengan mengakomodasi kebutuhan seluruh insan olahraga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita siap memberikan dukungan dan masukan sesuai dengan kebutuhan olahraga di Dumai. Mudah&#45;mudahan Ranperda ini dapat menjadi fondasi yang kuat sehingga olahraga Dumai ke depan semakin maju dan prestasinya terus meningkat,” pungkas AKJ.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/95747391577-42362767718-img-20260830-wa0015.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 10:50:09 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16397/akj-sambut-positif-pembahasan-ranperda-olahraga-dumai-didorong-makin-maju</guid></item><item><title>Tim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI Dorong Sinergi Masyarakat Desa Mengkopot Cegah Kebakaran</title><link>https://porospro.com/read/detail/16396/tim-sosialisasi-karhutla-mabes-tni-dorong-sinergi-masyarakat-desa-mengkopot-cegah-kebakaran</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Tim Sosialisasi Karhutla dari Mabes TNI melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kantor Desa Mengkopot, Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (9/9/2026). Kegiatan dimulai sekira pukul 09.46 WIB dan diikuti perangkat desa, RT/RW serta masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri Kolonel Adm Dayatmoko dan Letkol Ckm Widodo Nogroho dari Tim Sosialisasi Karhutla, didampingi Danramil 06/Merbau Kapten Arh R. Sinaga bersama Babinsa.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sosialisasi menjadi sarana memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Karhutla sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolonel Adm Dayatmoko menyampaikan bahwa Karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan persoalan pada berbagai sektor kehidupan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kebakaran hutan dan lahan sangat berpengaruh dari segi ekonomi, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan,” ujar Kolonel Adm Dayatmoko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya TNI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah serta menanggulangi Karhutla.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami diperintahkan oleh Panglima TNI untuk melakukan sosialisasi untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolonel Adm Dayatmoko juga menekankan pentingnya kesiapan sumber air dalam menghadapi potensi kebakaran, khususnya di wilayah lahan gambut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk di lahan gambut, cara yang efektif untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla dengan cara membuat kanal dan embung sebagai sumber air,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Letkol Ckm Widodo Nogroho mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan tempat tinggal dari ancaman Karhutla.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Marilah kita menjaga kampung halaman dan desa kita ini dari Karhutla. Lakukan sinergitas antarinstansi dan masyarakat untuk mengatasi dan mencegah Karhutla,” tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Letkol Ckm Widodo Nogroho menambahkan, pembangunan kanal dan embung dinilai penting sebagai langkah kesiapsiagaan apabila terjadi kebakaran.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk mengatasi Karhutla ini perlu kita cegah dengan membuat kanal dan embung sebagai tempat penampungan air, sehingga di saat terjadinya kebakaran sumber air sudah ada dan siap untuk dilakukan pemadaman,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sesi tanya jawab, masyarakat Desa Mengkopot menyampaikan kebutuhan dukungan anggaran dan peralatan pemadaman karena perlengkapan yang tersedia masih terbatas.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat juga mengusulkan dukungan alat berat untuk membantu pembuatan kanal dan embung di desa tersebut.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/82071590632-img-20260909-wa0038.jpg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:50:44 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16396/tim-sosialisasi-karhutla-mabes-tni-dorong-sinergi-masyarakat-desa-mengkopot-cegah-kebakaran</guid></item><item><title>Makan Sehat Bergizi Sasar 3.023 Pelajar dan Guru di Merbau, Babinsa Pastikan Distribusi Lancar</title><link>https://porospro.com/read/detail/16395/makan-sehat-bergizi-sasar-3023-pelajar-dan-guru-di-merbau-babinsa-pastikan-distribusi-lancar</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45;&lt;/strong&gt; Program Makan Sehat Bergizi kembali dilaksanakan di wilayah Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (9/9/2026). Kegiatan yang dioperasionalkan SPPG Yayasan Bakti Rumah Pemuda tersebut menyasar ribuan siswa, guru dan tenaga kependidikan di sejumlah sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan program berlangsung di wilayah Koramil 06/Merbau dengan pusat SPPG berada di Jalan Lintas Kurau, Kecamatan Merbau. Sebanyak 3.023 penerima mendapatkan makanan bergizi yang disalurkan ke jenjang pendidikan mulai dari TK, PAUD, SD, SMP, MTs, SMA, SMK hingga MA.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Babinsa yang bertugas dalam kegiatan tersebut mengatakan pendampingan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan tertib dan penyaluran makanan dapat diterima oleh para penerima sesuai sasaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Babinsa terus mendukung pelaksanaan Makan Sehat Bergizi ini agar pendistribusiannya berjalan tertib, lancar dan tepat sasaran kepada para siswa serta tenaga pendidik,&quot; ujar Babinsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak 28 orang karyawan SPPG terlibat dalam operasional kegiatan, dengan dukungan Kepala SPPG, tenaga ahli gizi dan akuntan. Dari total penerima, sebanyak 2.727 merupakan siswa dan 296 orang merupakan guru atau tenaga pendidik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Babinsa menyampaikan bahwa program tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan asupan makanan bergizi bagi para pelajar selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Program ini sangat baik untuk mendukung kebutuhan gizi anak&#45;anak sehingga mereka dapat mengikuti proses belajar dengan kondisi yang lebih baik. Pendampingan akan terus dilakukan agar kegiatan berjalan aman dan lancar,&quot; kata Babinsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menu yang dibagikan pada Rabu (9/9/2026) terdiri atas nasi putih, telur dadar saus tiram, tempe goreng, cah sayur kangkung dan buah kelengkeng. Seluruh makanan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan 3.023 porsi penerima manfaat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama pelaksanaan kegiatan, tidak terdapat hal menonjol. Kegiatan Makan Sehat Bergizi di wilayah Kecamatan Merbau berlangsung dengan tertib dan lancar sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan gizi peserta didik.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/93932903336-img-20260909-wa0029.jpg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:33:24 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16395/makan-sehat-bergizi-sasar-3023-pelajar-dan-guru-di-merbau-babinsa-pastikan-distribusi-lancar</guid></item><item><title>Diapresiasi Masyarakat, Tim Mabes TNI Jelaskan Bahaya Karhutla</title><link>https://porospro.com/read/detail/16394/diapresiasi-masyarakat-tim-mabes-tni-jelaskan-bahaya-karhutla</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45;&lt;/strong&gt; Tim Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabes TNI melaksanakan kegiatan sosialisasi dan monitoring di Desa Mengkopot, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (9/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.40 WIB tersebut turut didampingi Danramil 06/Merbau Kapten Arh Ricman Sinaga bersama tiga orang Babinsa Koramil 06/Merbau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI yang hadir terdiri dari Kol Adm Dayatmoko dan Letkol Ckm Widodo Nugroho. Kedatangan tim disambut Pj. Kepala Desa Mengkopot, Isropi, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Mabes TNI dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan penanggulangan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sosialisasinya, Kol Adm Dayatmoko menyampaikan bahwa Karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari ekonomi, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan dan sinergi seluruh elemen masyarakat bersama instansi terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Khususnya di wilayah lahan gambut, salah satu upaya yang efektif dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla adalah dengan membuat kanal dan embung sebagai sumber serta tempat penampungan air,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada, Letkol Ckm Widodo Nugroho mengajak masyarakat untuk menjaga kampung halaman dari ancaman Karhutla. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan seluruh instansi terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk mengatasi Karhutla, perlu dilakukan langkah pencegahan sejak dini, salah satunya dengan membuat kanal dan embung sebagai tempat penampungan air. Dengan demikian, apabila terjadi kebakaran, sumber air sudah tersedia dan dapat digunakan untuk membantu pemadaman,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sesi tanya jawab, masyarakat turut menyampaikan sejumlah aspirasi. Salah satunya terkait kebutuhan dukungan anggaran serta sarana dan prasarana pemadaman Karhutla yang dinilai masih minim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat juga mengusulkan adanya dukungan alat berat untuk pembangunan kanal dan embung, khususnya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di wilayah Desa Mekar Sari, Kecamatan Merbau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama. Pada pukul 10.50 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait dan masyarakat dalam mencegah serta menanggulangi Karhutla di wilayah Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/58412753337-img-20260909-wa0033.jpg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:57:19 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16394/diapresiasi-masyarakat-tim-mabes-tni-jelaskan-bahaya-karhutla</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp</title><link>https://porospro.com/read/detail/16393/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-raih-juara-1-aebt-2026-melalui-implementasi-plts-377-mwp</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Komitmen PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Dumai dalam mendukung percepatan dekarbonisasi dan transisi energi nasional kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berhasil meraih Juara 1 Kategori On&#45;Grid Self Consumption dalam ajang Apresiasi Energi Baru dan Terbarukan (AEBT) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di JIEXPO Convention Centre, Jakarta, Kamis (3/9).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan bergengsi tersebut diraih melalui karya inovasi berjudul “Transformasi Kawasan Hunian Rendah Karbon melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp sebagai Akselerator Dekarbonisasi dan Transisi Energi Berkelanjutan di PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karya yang mengantarkan Kilang Dumai meraih prestasi tertinggi tersebut disusun oleh tim Fungsi Engineering &amp;amp; Development yang terdiri dari Ervandy Haryoprawironoto, Saeful Sampe, dan Nobal Ardhinata. Melalui proposal tersebut, tim mengangkat implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hunian Kilang Pertamina Dumai sebagai langkah nyata dalam mewujudkan kawasan rendah karbon sekaligus mendukung agenda transisi energi yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Capaian ini mencerminkan konsistensi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam mengintegrasikan pemanfaatan energi baru terbarukan ke dalam operasional perusahaan. Implementasi PLTS berkapasitas 3,77 MWp tidak hanya berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon, tetapi juga mendukung peningkatan efisiensi energi, keandalan operasional, serta penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Perwira yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Perwira Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning yang telah menunjukkan dedikasi, kreativitas, dan kontribusi terbaiknya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi operasional sekaligus mendukung keberlanjutan perusahaan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa semangat inovasi dan kolaborasi telah tumbuh menjadi budaya kerja di lingkungan Kilang Dumai. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ESDM atas penghargaan yang diberikan kepada PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai,&quot; ujar Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penghargaan ini semakin memperkuat posisi Kilang Dumai sebagai bagian dari perusahaan energi yang aktif mengintegrasikan pemanfaatan energi terbarukan dalam operasional, sekaligus mendukung agenda dekarbonisasi nasional dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program PLTS 3,77 MWp sendiri dikembangkan melalui kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai dan PT Pertamina New &amp;amp; Renewable Energy (PNRE). Sinergi tersebut mencerminkan komitmen dan kolaborasi kuat di lingkungan Pertamina Group dalam menghadirkan solusi energi bersih yang andal, efisien, serta memberikan manfaat lingkungan dan bisnis secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui skema on&#45;grid self consumption, energi listrik yang dihasilkan PLTS dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik internal perusahaan. Skema ini memungkinkan optimalisasi pemanfaatan energi surya sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi berbasis fosil. Implementasi tersebut menjadi salah satu langkah konkret Kilang Dumai dalam mempercepat pengurangan emisi karbon melalui penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan meraih Juara 1 AEBT 2026 juga menunjukkan bahwa upaya dekarbonisasi dapat berjalan selaras dengan kebutuhan perusahaan dalam menjaga keandalan dan keberlanjutan operasi. Transformasi energi yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada manfaat lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan efisiensi dan nilai ekonomi yang mendukung daya saing perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, menambahkan bahwa penghargaan tersebut menjadi pemacu semangat bagi perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penghargaan ini menjadi momentum bagi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai untuk terus memperkuat budaya inovasi dan memperluas implementasi solusi energi rendah karbon. Kolaborasi lintas fungsi serta sinergi antar entitas di lingkungan Pertamina Group menjadi salah satu kunci dalam mempercepat berbagai inisiatif energi bersih yang memberikan manfaat nyata bagi perusahaan maupun lingkungan,&quot; ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Raihan tersebut semakin mempertegas peran Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai sebagai salah satu motor penggerak transformasi energi berkelanjutan di Indonesia melalui integrasi aspek dekarbonisasi, efisiensi energi, keandalan operasional, dan penciptaan nilai dalam satu program yang terukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui keberhasilan implementasi PLTS 3,77 MWp dan pencapaian Juara 1 AEBT 2026, Pertamina Patra Niaga RU Dumai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan bisnis. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan serta replikasi pemanfaatan energi terbarukan yang lebih luas, sekaligus mendukung perjalanan Pertamina menuju operasi yang semakin rendah karbon dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/85576434823-img-20260908-wa0057.jpg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 10:16:36 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16393/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-raih-juara-1-aebt-2026-melalui-implementasi-plts-377-mwp</guid></item><item><title>Tim Mabes TNI Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Desa Tanjung Sari Tebing Tinggi Timur</title><link>https://porospro.com/read/detail/16392/tim-mabes-tni-sosialisasikan-pencegahan-karhutla-di-desa-tanjung-sari-tebing-tinggi-timur</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Tim Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabes TNI melaksanakan kegiatan sosialisasi di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (8/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah serta menanggulangi Karhutla, khususnya di wilayah yang rawan terjadi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI terdiri atas Laksma TNI dr. Imam Hidayat, Sp.S (AL), Mayor Ckm Subekan (AD), dan Mayor Ckm Suryadi, S.K.M. (AD). Tim tersebut didampingi dua personel dari Kodim/Koramil, yakni Serma E. Sembiring dan Kopda Andri W.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedatangan tim disambut oleh perangkat Desa Tanjung Sari. Dalam kegiatan tersebut, tim melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pencegahan serta penanggulangan Karhutla di wilayah rawan kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain memberikan penyuluhan, tim juga meninjau wilayah yang terdampak Karhutla. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan serta meningkatkan koordinasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat diimbau untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi terjadinya Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah, TNI&#45;Polri, dan instansi terkait. Kepedulian serta kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan sosialisasi dan peninjauan wilayah berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Selanjutnya, tim dijadwalkan melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, serta sosialisasi di wilayah rawan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat semakin meningkat serta sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, aparat, dan instansi terkait dapat terus diperkuat dalam mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/8655646859-img-20260908-wa0052.jpg"/><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 13:37:16 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16392/tim-mabes-tni-sosialisasikan-pencegahan-karhutla-di-desa-tanjung-sari-tebing-tinggi-timur</guid></item><item><title>Perkuat Mitigasi Karhutla, Mabes TNI Tekankan Pentingnya Kanal dan Embung di Lahan Gambut</title><link>https://porospro.com/read/detail/16391/perkuat-mitigasi-karhutla-mabes-tni-tekankan-pentingnya-kanal-dan-embung-di-lahan-gambut</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45;&lt;/strong&gt; Penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian dalam kegiatan sosialisasi yang digelar Tim Sosialisasi Karhutla dari Mabes TNI di Kantor Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (8/9/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam mencegah kebakaran, khususnya di kawasan yang memiliki lahan gambut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI yang dipimpin Kolonel Adm Dayatmoko tiba sekira pukul 09.00 WIB dengan didampingi dua Babinsa.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedatangan tim disambut Kepala Desa Mayang Sari Ibrahim bersama perangkat desa dan masyarakat. Sekitar 30 orang mengikuti kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Mayang Sari, Jalan Lintas Kondur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan bahwa Karhutla dapat memberikan dampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan, mulai dari perekonomian, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan. Karena itu, upaya pencegahan dinilai harus dilakukan secara bersama&#45;sama dan tidak hanya mengandalkan penanganan setelah kebakaran terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Babinsa yang mendampingi kegiatan mengatakan pencegahan Karhutla membutuhkan kesadaran masyarakat serta koordinasi lintas pihak.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pencegahan tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat agar potensi kebakaran dapat diketahui dan dicegah sejak awal,&quot; ujar Babinsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Materi sosialisasi juga menekankan pentingnya kesiapan sarana sumber air di kawasan gambut. Kanal dan embung dapat dipersiapkan sebagai tempat penampungan air sehingga ketika terjadi kebakaran, sumber air telah tersedia untuk mendukung proses pemadaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Babinsa menilai kegiatan sosialisasi menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat, aparat kewilayahan dan pihak terkait.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat memahami langkah pencegahan serta mengetahui tindakan yang harus dilakukan apabila menemukan potensi Karhutla di lingkungan sekitar,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesi tanya jawab turut berlangsung dalam kegiatan tersebut. Masyarakat menyampaikan sejumlah masukan, termasuk harapan agar kerja sama dengan perusahaan dapat diperkuat serta adanya perhatian terhadap bentuk penghargaan bagi desa yang berhasil menjaga wilayahnya dari kejadian Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan sosialisasi berakhir sekira pukul 10.25 WIB dan dilanjutkan dengan foto bersama. Babinsa menegaskan pemantauan wilayah akan terus dilakukan bersama masyarakat sebagai langkah antisipasi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami akan terus mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila melihat tanda&#45;tanda kebakaran agar dapat ditindaklanjuti sedini mungkin,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/77650718190-img-20260908-wa0038.jpg"/><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 13:05:05 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16391/perkuat-mitigasi-karhutla-mabes-tni-tekankan-pentingnya-kanal-dan-embung-di-lahan-gambut</guid></item><item><title>Babinsa Dampingi Program Makan Sehat Bergizi, 3.023 Penerima Manfaat di Merbau</title><link>https://porospro.com/read/detail/16390/babinsa-dampingi-program-makan-sehat-bergizi-3023-penerima-manfaat-di-merbau</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Kegiatan Makan Sehat Bergizi di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, kembali dilaksanakan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi para pelajar dan tenaga pendidik, Selasa (8/9/2026). Program tersebut dilaksanakan melalui operasional Unit SPPG Yayasan Bakti Rumah Pemuda yang berlokasi di Jalan Lintas Kurau, Kecamatan Merbau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan program menyasar sejumlah satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Merbau yang berada dalam binaan Koramil 06/Merbau. Sebanyak 3.023 penerima manfaat yang terdiri dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan mendapatkan makan bergizi pada kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Babinsa yang terlibat dalam kegiatan memastikan pelaksanaan pendistribusian makanan berjalan dengan tertib dan sesuai sasaran. Kehadiran Babinsa juga menjadi bagian dari pendampingan terhadap pelaksanaan program Makan Sehat Bergizi di wilayah binaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Babinsa terus melakukan pendampingan agar kegiatan Makan Sehat Bergizi dapat berjalan dengan tertib dan makanan yang disalurkan benar&#45;benar diterima oleh para siswa serta tenaga pendidik sesuai dengan data penerima,” ujar Babinsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun penerima manfaat tersebar di 20 satuan pendidikan mulai dari tingkat TK/KB, PAUD, RA, SD, SMP, MTs, SMA, SMK hingga MA, termasuk guru dan tenaga kependidikan. Jumlah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan asupan makanan bergizi bagi peserta didik di wilayah Kecamatan Merbau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Program ini sangat baik karena selain membantu memenuhi kebutuhan makan bergizi para pelajar, juga menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. Pendampingan akan terus dilakukan agar pelaksanaannya berjalan lancar,” kata Babinsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menu Makan Sehat Bergizi yang disalurkan pada Selasa tersebut terdiri dari nasi putih, telur dadar saus tiram, tempe goreng, cah sayur kangkung, serta buah kelengkeng. Seluruh makanan disiapkan melalui SPPG Yayasan Bakti Rumah Pemuda dengan dukungan 28 orang karyawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan hal&#45;hal menonjol. Pelaksanaan operasional Unit SPPG Kabupaten Kepulauan Meranti di wilayah Kecamatan Merbau berjalan dengan tertib dan lancar, dengan total 3.023 porsi makanan didukung untuk siswa, guru, dan tenaga kependidikan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/40829690984-img-20260908-wa0024.jpg"/><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 12:40:51 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16390/babinsa-dampingi-program-makan-sehat-bergizi-3023-penerima-manfaat-di-merbau</guid></item><item><title>Dumai Pintu Gerbang Internasional, PWI dan Polisi Bersatu Cegah TPPO</title><link>https://porospro.com/read/detail/16389/dumai-pintu-gerbang-internasional-pwi-dan-polisi-bersatu-cegah-tppo</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Polda Riau dan Polres Dumai dalam upaya memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan antara PWI Kota Dumai dengan Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Riau yang menyambangi Kantor PWI Kota Dumai. Kunjungan tersebut dipimpin Panit 3 POA Dit Intelkam Polda Riau, IPTU Anjaswan, dan disambut langsung Ketua PWI Kota Dumai, Bambang Prayitno.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, IPTU Anjaswan mengatakan, kunjungan ke Kantor PWI Kota Dumai selain untuk bersilaturahmi, juga bertujuan menyamakan persepsi dalam upaya mencegah dan memberantas TPPO, khususnya di wilayah Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, wartawan memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat melalui pemberitaan mengenai bahaya TPPO.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal tersebut dinilai semakin penting mengingat Kota Dumai memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang yang berhadapan langsung dengan negara tetangga, Malaysia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap melalui silaturahmi ini Polda Riau bersama Polres Dumai dan PWI Kota Dumai dapat semakin bersinergi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait bahaya TPPO,&quot; ujar Anjaswan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, persoalan TPPO tidak boleh dianggap sepele. Pasalnya, sudah banyak masyarakat yang menjadi korban akibat praktik perdagangan orang, terutama mereka yang tergiur untuk bekerja ke luar negeri melalui jalur yang tidak resmi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai risiko keberangkatan melalui jalur ilegal serta pentingnya menggunakan jalur resmi yang telah disediakan pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemerintah sudah menyediakan jalur resmi. Melalui jalur resmi, PMI dapat bekerja di luar negeri dengan lebih aman dan prosesnya juga lebih jelas,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua PWI Kota Dumai Bambang Prayitno menyambut baik kunjungan Dit Intelkam Polda Riau tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, PWI Kota Dumai siap memberikan dukungan penuh terhadap upaya kepolisian dalam memberantas TPPO di Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami menyambut baik kunjungan Dit Intelkam Polda Riau. PWI Dumai siap mendukung penuh Polda Riau dan Polres Dumai dalam memberantas kejahatan TPPO di Kota Dumai,&quot; ujar Bambang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bambang mengatakan, PWI Kota Dumai juga akan terus mengedepankan pemberitaan yang memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya TPPO.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terlebih, posisi Kota Dumai sebagai daerah yang memiliki akses langsung menuju jalur internasional membuat upaya pencegahan TPPO membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk insan pers.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemberitaan terkait TPPO di Dumai akan kami gencarkan, mengingat Kota Dumai merupakan salah satu pintu gerbang menuju luar negeri. Masyarakat harus diberikan pemahaman agar tidak mudah menjadi korban,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, pers tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan edukasi dan mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam praktik perdagangan orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kota Dumai bukan tempat bagi kejahatan perdagangan manusia. PWI Dumai siap bersatu dan bersinergi dengan Polda Riau serta Polres Dumai untuk memberantas TPPO di Kota Dumai,&quot; pungkas Bambang.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/70135693264-img-20260907-wa0090.jpg"/><pubDate>Mon, 07 Sep 2026 16:10:38 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16389/dumai-pintu-gerbang-internasional-pwi-dan-polisi-bersatu-cegah-tppo</guid></item><item><title>Tim Mabes TNI Dorong Warga Desa Lukit Rawat Embung dan Kanal untuk Antisipasi Karhutla</title><link>https://porospro.com/read/detail/16388/tim-mabes-tni-dorong-warga-desa-lukit-rawat-embung-dan-kanal-untuk-antisipasi-karhutla</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45;&lt;/strong&gt; Tim Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabes TNI menggelar sosialisasi pencegahan Karhutla di Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (7/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.40 WIB itu turut didampingi tiga personel Babinsa Koramil 06/Merbau. Tim Mabes TNI terdiri atas Kol Adm Dayatmoko dan Letkol Ckm Widodo Nogroho.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setibanya di Desa Lukit, tim bersama kepala desa dan rombongan bertemu dengan masyarakat. Selain menyampaikan sosialisasi, mereka mengecek embung dan sekat kanal serta memantau sejumlah lahan yang dinilai rawan terjadi Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kol Adm Dayatmoko mengatakan, pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, TNI&#45;Polri dan seluruh lapisan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas yang diberikan pimpinan TNI untuk meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, lahan gambut membutuhkan perhatian khusus karena mudah terbakar dan sulit dipadamkan apabila api sudah meluas. Karena itu, keberadaan kanal dan embung dinilai penting sebagai sumber air untuk mendukung proses pemadaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Apabila terjadi kebakaran, masyarakat harus cepat tanggap dan peduli,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Letkol Ckm Widodo Nogroho mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan wilayah tempat tinggal dari ancaman Karhutla. Ia mengingatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat secara luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mendorong agar kanal dan embung terus dirawat sebagai tempat penampungan air yang dapat dimanfaatkan saat terjadi kebakaran. Perangkat RT dan RW juga diharapkan aktif menyampaikan edukasi mengenai bahaya Karhutla kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, masyarakat Desa Lukit mengapresiasi kehadiran Tim Mabes TNI. Sosialisasi dinilai memberikan pengetahuan mengenai langkah&#45;langkah yang perlu dipersiapkan sebelum terjadi bencana Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, masyarakat menyampaikan masih terbatasnya sarana dan prasarana pemadaman di desa. Mereka berharap adanya dukungan anggaran serta peralatan, seperti mesin mini treker dan selang air, untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa dan aparat kewilayahan dalam menghadapi ancaman Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengecekan embung dan sekat kanal serta sosialisasi selesai sekitar pukul 10.05 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat Desa Lukit diharapkan semakin meningkat sehingga potensi Karhutla dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/85000990292-img-20260907-wa0060(1).jpg"/><pubDate>Mon, 07 Sep 2026 13:54:09 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16388/tim-mabes-tni-dorong-warga-desa-lukit-rawat-embung-dan-kanal-untuk-antisipasi-karhutla</guid></item><item><title>Cegah Api Meluas di Lahan Gambut, Mabes TNI Perkuat Sosialisasi Karhutla di Lukit</title><link>https://porospro.com/read/detail/16387/cegah-api-meluas-di-lahan-gambut-mabes-tni-perkuat-sosialisasi-karhutla-di-lukit</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45;&lt;/strong&gt; Tim Sosialisasi Karhutla dari Mabes TNI turun langsung ke Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (7/9/2026), untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dipimpin Kolonel Adm Dayatmoko bersama Letkol Ckm Widodo dan didampingi tiga orang Babinsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedatangan tim sekira pukul 08.40 WIB disambut Kepala Desa Lukit bersama masyarakat. Tim kemudian melakukan pertemuan dengan warga sekaligus meninjau langsung kondisi lapangan, termasuk mengecek embung, sekat kanal dan kawasan yang dinilai rawan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sosialisasi tersebut, Kolonel Adm Dayatmoko menekankan bahwa Karhutla merupakan persoalan bersama yang membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penanganan tidak cukup hanya dilakukan ketika api sudah muncul, tetapi harus diawali dengan langkah pencegahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kebakaran hutan dan lahan adalah pekerjaan rumah kita bersama. Karena itu, perangkat desa dan masyarakat harus memandang serius serta peduli terhadap masalah Karhutla. Saya datang langsung bertemu masyarakat untuk melihat langkah&#45;langkah yang dapat dilakukan bersama,” ujar Kolonel Adm Dayatmoko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, Tim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI melaksanakan kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut perintah Panglima TNI untuk melakukan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan Karhutla.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolonel Adm Dayatmoko juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama karena sebagian wilayah merupakan lahan gambut yang memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk lahan gambut, salah satu cara efektif mencegah dan menanggulangi Karhutla adalah dengan membuat kanal dan embung sebagai sumber air. Masyarakat yang membuka perkebunan jangan menggunakan cara membakar, karena apabila lahan gambut terbakar akan sulit dipadamkan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengecekan embung dan sekat kanal kemudian dilaksanakan sekira pukul 10.05 WIB. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan sumber air yang dapat mendukung upaya penanganan apabila terjadi kebakaran, sekaligus memastikan kondisi wilayah rawan Karhutla tetap dalam pemantauan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolonel Adm Dayatmoko mengajak masyarakat Desa Lukit untuk membangun sinergi bersama aparat kewilayahan dalam mencegah Karhutla.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya mengimbau seluruh elemen masyarakat bersinergi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Jika terjadi Karhutla di desa, harus cepat tanggap dan peduli. Sosialisasi ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian negara yang hadir di tengah masyarakat. Kalau bukan kita yang menjaga desa ini, siapa lagi,” pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/18383581213-img-20260907-wa0060.jpg"/><pubDate>Mon, 07 Sep 2026 13:10:32 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16387/cegah-api-meluas-di-lahan-gambut-mabes-tni-perkuat-sosialisasi-karhutla-di-lukit</guid></item><item><title>Koptu Yulius Ajak Warga Teluk Belitung Perkuat Persatuan Melalui Kampung Pancasila</title><link>https://porospro.com/read/detail/16386/koptu-yulius-ajak-warga-teluk-belitung-perkuat-persatuan-melalui-kampung-pancasila</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45;&lt;/strong&gt; Babinsa Koramil 06/Merbau Koptu Yulius melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di Kampung Pancasila, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dalam suasana aman dan penuh keakraban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komsos tersebut menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan di wilayah binaan. Dalam kegiatan itu, Koptu Yulius berinteraksi langsung dengan tiga orang warga yang hadir di Kampung Pancasila.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koptu Yulius mengatakan, kegiatan Komsos di Kampung Pancasila merupakan sarana untuk menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat. Menurutnya, kedekatan antara Babinsa dan warga penting untuk membangun kepedulian serta kebersamaan di lingkungan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui kegiatan Komsos ini, silaturahmi dengan masyarakat dapat terus terjalin. Selain itu, komunikasi yang baik juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kebersamaan dan kepedulian di wilayah binaan,” ujar Koptu Yulius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberadaan Kampung Pancasila di Kelurahan Teluk Belitung juga diharapkan dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Nilai&#45;nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, gotong royong dan menjaga keharmonisan antarwarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Koptu Yulius, Kampung Pancasila tidak hanya menjadi sebuah tempat, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai&#45;nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari&#45;hari.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kampung Pancasila diharapkan terus menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat persatuan, saling peduli dan menjaga kerukunan antarwarga,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi atas keberadaan Kampung Pancasila yang dinilai mampu menjadi wahana mempererat tali silaturahmi. Kegiatan bersama seperti Komsos juga dinilai dapat memperkuat hubungan antara masyarakat dengan Babinsa sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koptu Yulius menambahkan, kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat akan terus dibangun melalui komunikasi dan kegiatan positif di wilayah binaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang terpenting adalah menjaga persatuan dan kesatuan serta terus membangun komunikasi dengan masyarakat agar kebersamaan dan kerukunan di Kelurahan Teluk Belitung tetap terpelihara,” pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/299459516-img-20260907-wa0018.jpg"/><pubDate>Mon, 07 Sep 2026 12:34:56 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16386/koptu-yulius-ajak-warga-teluk-belitung-perkuat-persatuan-melalui-kampung-pancasila</guid></item><item><title>Mabes TNI Ingatkan Dampak Luas Karhutla, Warga Sungai Tengah Diajak Jaga Lingkungan</title><link>https://porospro.com/read/detail/16385/mabes-tni-ingatkan-dampak-luas-karhutla-warga-sungai-tengah-diajak-jaga-lingkungan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Tim Sosialisasi Karhutla dari Mabes TNI melaksanakan monitoring sekaligus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Sungai Tengah, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (6/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.40 WIB tersebut diikuti Kolonel Adm Dayatmoko, Letkol Ckm Widodo Nogroho, serta tiga personel Babinsa Koramil 06/Merbau sebagai pendamping.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedatangan tim disambut Kepala Desa Sungai Tengah. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah desa menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI, khususnya dalam rangka pengecekan embung dan pemantauan lahan yang rawan terjadi Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sosialisasinya, Kolonel Adm Dayatmoko menyampaikan bahwa Karhutla dapat memberikan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari sektor ekonomi, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan dan meningkatkan semangat gotong royong dalam mencegah maupun menangani Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pencegahan Karhutla di wilayah gambut dapat dilakukan antara lain dengan menyediakan kanal dan embung sebagai sumber air. Masyarakat juga diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” demikian inti penyampaian dalam kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Letkol Ckm Widodo Nogroho mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan desa dari ancaman Karhutla. Ia menekankan pentingnya kesiapan sumber air melalui pembangunan kanal dan embung agar dapat digunakan ketika terjadi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan dukungan anggaran serta sarana dan prasarana pemadaman Karhutla, seperti mesin mini traker dan selang air. Peralatan pemadaman yang tersedia saat ini dinilai masih terbatas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai kegiatan sosialisasi, Tim Mabes TNI bersama pendamping melakukan pengecekan terhadap embung dan sekat kanal di wilayah Desa Sungai Tengah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan pengecekan tersebut selesai pada pukul 10.05 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam mencegah Karhutla semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, aparat TNI&#45;Polri dan masyarakat dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/887425647-img-20260906-wa0073(1).jpg"/><pubDate>Sun, 06 Sep 2026 13:23:40 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16385/mabes-tni-ingatkan-dampak-luas-karhutla-warga-sungai-tengah-diajak-jaga-lingkungan</guid></item><item><title>Embung dan Sekat Kanal Jadi Perhatian Tim Mabes TNI dalam Pencegahan Karhutla di Sungai Tengah</title><link>https://porospro.com/read/detail/16384/embung-dan-sekat-kanal-jadi-perhatian-tim-mabes-tni-dalam-pencegahan-karhutla-di-sungai-tengah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Kondisi lahan gambut serta kesiapan sumber air menjadi perhatian Tim Sosialisasi Karhutla dari Mabes TNI saat melakukan pengecekan embung dan sekat kanal di Desa Sungai Tengah, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (6/9/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan sosialisasi pencegahan dan penanganan Karhutla kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim yang terdiri dari Kolonel Adm Dayatmoko dan Letkol Ckm Widodo Nogroho didampingi dua orang Babinsa tiba di Desa Sungai Tengah sekira pukul 08.40 WIB.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedatangan tim bertujuan melihat langsung kondisi wilayah yang rawan Karhutla sekaligus memastikan kesiapan sarana penampungan air sebagai langkah antisipasi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sosialisasi, Kolonel Adm Dayatmoko menjelaskan bahwa Karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari ekonomi, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kebakaran hutan dan lahan sangat berpengaruh dari segi ekonomi, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan. Dari itu mari kita jaga bersama alam kita agar tidak terjadi Karhutla di desa kita ini,” ujar Kolonel Adm Dayatmoko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolonel Adm Dayatmoko juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan semangat gotong royong dalam menghadapi potensi Karhutla.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penanganan akan lebih mudah apabila seluruh unsur di desa bergerak bersama dan cepat merespons ketika muncul indikasi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita harus saling bergotong royong bila terjadi Karhutla di desa kita. Kalau kita bersama&#45;sama, pekerjaan itu pasti mudah diatasi, dan kita harus cepat tanggap bila terjadi Karhutla,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Khusus di wilayah lahan gambut, pembangunan kanal dan embung dinilai menjadi langkah penting karena dapat menjadi sumber air ketika terjadi kebakaran.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan karena karakteristik gambut yang mudah terbakar dan berpotensi menyebabkan api meluas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami diperintahkan oleh Panglima TNI untuk melakukan sosialisasi untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla. Saya mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam melakukan pencegahan,” tegas Kolonel Adm Dayatmoko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah rangkaian sosialisasi, pada pukul 10.05 WIB Tim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI melaksanakan pengecekan sekat kanal dan embung di Desa Sungai Tengah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan sarana sumber air dalam mendukung pencegahan dan penanganan Karhutla, serta seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/15106196342-img-20260906-wa0075.jpg"/><pubDate>Sun, 06 Sep 2026 13:10:11 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16384/embung-dan-sekat-kanal-jadi-perhatian-tim-mabes-tni-dalam-pencegahan-karhutla-di-sungai-tengah</guid></item><item><title>Babinsa Koramil 06/Merbau Perkuat Silaturahmi Warga Lewat Komsos di Kampung Pancasila</title><link>https://porospro.com/read/detail/16383/babinsa-koramil-06merbau-perkuat-silaturahmi-warga-lewat-komsos-di-kampung-pancasila</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Babinsa Koramil 06/Merbau Sertu Ansari melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di Kampung Pancasila, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (6/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.15 WIB tersebut menjadi sarana bagi Babinsa untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi di tengah kehidupan bermasyarakat. Dalam kegiatan itu, Sertu Ansari berinteraksi langsung dengan tiga orang warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sertu Ansari mengatakan, Komsos merupakan salah satu upaya untuk membangun komunikasi yang baik antara Babinsa dengan masyarakat di wilayah binaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Komsos ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik bersama masyarakat. Dengan komunikasi yang terjalin, berbagai hal di lingkungan dapat diketahui dan dicarikan solusi bersama,” ujar Sertu Ansari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberadaan Kampung Pancasila di Kelurahan Teluk Belitung juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Pancasila mampu menjadi wadah untuk menumbuhkan kepedulian sekaligus mempererat hubungan antarwarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Sertu Ansari, semangat kebersamaan yang tumbuh melalui Kampung Pancasila perlu terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kampung Pancasila bukan hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi wadah untuk menanamkan nilai&#45;nilai Pancasila, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan kepedulian antarwarga,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa berharap hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, kompak, dan saling mendukung. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/69925437041-img-20260906-wa0069.jpg"/><pubDate>Sun, 06 Sep 2026 13:00:53 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16383/babinsa-koramil-06merbau-perkuat-silaturahmi-warga-lewat-komsos-di-kampung-pancasila</guid></item><item><title>Tim Mabes TNI Pantau Embung dan Sekat Kanal Desa Sungai Anak Kamal untuk Antisipasi Karhut</title><link>https://porospro.com/read/detail/16382/tim-mabes-tni-pantau-embung-dan-sekat-kanal-desa-sungai-anak-kamal-untuk-antisipasi-karhut</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45;&lt;/strong&gt; Tim Sosialisasi dan Penyuluhan Karhutla dari Mabes TNI melaksanakan monitoring sekaligus pengecekan sarana pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Sungai Anak Kamal, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (5/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut diikuti Tim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI yang terdiri dari Kolonel Adm Dayatmoko dan Letkol Ckm Widodo, serta didampingi tiga personel Babinsa Koramil 06/Merbau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedatangan tim disambut pemerintah Desa Sungai Anak Kamal. Kepala Desa menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus terima kasih atas kehadiran Tim Mabes TNI yang memberikan sosialisasi serta melakukan pengecekan embung dan sekat kanal sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penyampaiannya, Kolonel Adm Dayatmoko menjelaskan bahwa Karhutla dapat memberikan dampak luas terhadap berbagai sektor, mulai dari ekonomi, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, khusus di wilayah lahan gambut, keberadaan sekat kanal dan embung sangat penting sebagai salah satu upaya pengendalian Karhutla sekaligus menyediakan sumber air apabila terjadi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pencegahan Karhutla membutuhkan sinergitas seluruh instansi dan masyarakat,” menjadi salah satu penekanan dalam kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Letkol Ckm Widodo mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan desa agar terbebas dari Karhutla. Ia menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi dan masyarakat dalam melakukan pencegahan maupun penanggulangan kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan sekat kanal dan embung dapat menjadi langkah antisipatif karena menyediakan cadangan air yang dapat digunakan ketika terjadi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan kebutuhan dukungan anggaran dan peralatan pemadaman. Hal ini mengingat sarana pemadaman yang tersedia saat ini masih terbatas. Masyarakat juga mengharapkan dukungan alat berat untuk pembangunan kanal dan embung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, sekitar pukul 12.00 WIB, Tim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI melaksanakan pengecekan sekat kanal dan embung di Desa Sungai Anak Kamal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah kegiatan selesai, pada pukul 12.30 WIB tim meninggalkan Desa Sungai Anak Kamal menuju Penginapan Intan, Jalan A. Yani, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, MPA dan masyarakat semakin kuat, sehingga upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dapat dilakukan secara lebih optimal.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/58887905524-img-20260905-wa0085.jpg"/><pubDate>Sat, 05 Sep 2026 13:50:05 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16382/tim-mabes-tni-pantau-embung-dan-sekat-kanal-desa-sungai-anak-kamal-untuk-antisipasi-karhut</guid></item><item><title>Mabes TNI Cek Embung dan Sekat Kanal, Perkuat Pencegahan Karhutla di Meranti</title><link>https://porospro.com/read/detail/16381/mabes-tni-cek-embung-dan-sekat-kanal-perkuat-pencegahan-karhutla-di-meranti</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti diperkuat melalui pengecekan embung dan sekat kanal oleh Tim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI, Sabtu (5/9/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan ketersediaan sumber air sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim Sosialisasi Karhutla yang terdiri dari Kolonel Adm Dayatmoko dan Letkol Ckm Widodo, didampingi dua Babinsa, melaksanakan kegiatan di wilayah Desa Sungai Anak Kamal, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim tiba sekira pukul 08.40 WIB dan langsung mengikuti rangkaian kegiatan sosialisasi serta peninjauan fasilitas pencegahan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolonel Adm Dayatmoko menyampaikan bahwa Karhutla dapat memberikan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi perekonomian, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kebakaran hutan dan lahan sangat berpengaruh dari segi ekonomi, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan. Dari itu, mari kita jaga bersama alam kita agar tidak terjadi Karhutla di desa kita ini,&quot; ujar Kolonel Adm Dayatmoko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung pencegahan dan penanggulangan Karhutla sekaligus memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat. Kolonel Dayatmoko juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami diperintahkan oleh Panglima TNI untuk melakukan sosialisasi dalam rangka mencegah dan menanggulangi Karhutla. Ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian negara yang hadir untuk masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain sosialisasi, Tim Mabes TNI melakukan pengecekan sekat kanal dan embung sekira pukul 10.05 WIB. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mendukung ketersediaan sumber air, khususnya di kawasan lahan gambut yang membutuhkan kesiapan sarana penanggulangan apabila terjadi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolonel Adm Dayatmoko mengajak masyarakat dan seluruh instansi terkait untuk memperkuat sinergitas dalam mencegah Karhutla.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya harap sinergitas semua instansi dan masyarakat untuk bekerja sama dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan Karhutla,&quot; ujarnya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/50354462040-img-20260905-wa0058.jpg"/><pubDate>Sat, 05 Sep 2026 13:22:56 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16381/mabes-tni-cek-embung-dan-sekat-kanal-perkuat-pencegahan-karhutla-di-meranti</guid></item><item><title>Babinsa Koramil 06/Merbau Patroli Karhutla di Desa Lukit, Tak Ditemukan Titik Api</title><link>https://porospro.com/read/detail/16380/babinsa-koramil-06merbau-patroli-karhutla-di-desa-lukit-tak-ditemukan-titik-api</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Anggota Koramil 06/Merbau melalui Babinsa Serda C.J. Silalahi melaksanakan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (5/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Patroli yang dimulai sekitar pukul 09.15 WIB tersebut menyasar kawasan yang dinilai rawan Karhutla, khususnya lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat. Kegiatan dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman dari potensi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Serda C.J. Silalahi mengatakan patroli dilakukan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, mengingat kondisi lahan gambut yang berpotensi mudah terbakar apabila terjadi pemicu kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar karena dapat memicu terjadinya Karhutla dan berdampak luas terhadap lingkungan,&quot; ujar Serda C.J. Silalahi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain memberikan sosialisasi, patroli juga dilakukan di wilayah Dusun 2 RT 3 Desa Lukit yang menjadi salah satu kawasan rawan Karhutla. Babinsa turut memantau kondisi lahan serta memastikan tidak terdapat indikasi kebakaran di lokasi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami juga mengecek sumber&#45;sumber air seperti embung dan kanal untuk memastikan ketersediaan air apabila sewaktu&#45;waktu dibutuhkan dalam penanganan kebakaran,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di wilayah yang menjadi sasaran patroli. Kegiatan berjalan aman dan lancar, sementara kondisi wilayah tetap dimonitor sebagai bagian dari upaya pencegahan Karhutla secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/99296047321-img-20260905-wa0041.jpg"/><pubDate>Sat, 05 Sep 2026 12:33:47 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16380/babinsa-koramil-06merbau-patroli-karhutla-di-desa-lukit-tak-ditemukan-titik-api</guid></item><item><title>Peringati HARPELNAS 2026, Adira Finance Hadirkan Apresiasi “Terima Kasih Sahabat” Kepada Pelanggan di Rantauprapat</title><link>https://porospro.com/read/detail/16379/peringati-harpelnas-2026-adira-finance-hadirkan-apresiasi-“terima-kasih-sahabat”-kepada-pelanggan-di-rantauprapat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Dalam rangka merayakan peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Adira Finance Rantauprapat, menghadirkan beragam apresiasi kepada para pelanggan di Rantauprapat, mulai dari interaksi langsung di kantor cabang, hingga berbagai penawaran dan keuntungan menarik lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“HARPELNAS menjadi momentum bagi kami untuk menyampaikan terima kasih secara langsung kepada sahabat di Rantauprapat, yang telah memberikan kepercayaan kepada kami,”kata Head of Branch SSD Adira Finance Cabang Rantauprapat, Dahniel Sanjaya, melalui keterangan persnya, Jumat (4/9).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dahniel menambahkan, melalui semangat “Terima Kasih Sahabat”, pihaknya ingin menjadikan momen itu sebagai kesempatan untuk semakin dekat dengan pelanggan, mendengarkan kebutuhan mereka, sekaligus memberikan apresiasi atas hubungan yang telah terjalin baik selama ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semangat hadir melalui berbagai aktivitas yang memberikan pengalaman berbeda bagi pelanggan di jaringan usaha Adira Finance. Salah satunya melalui “Adira Menyapa Sahabat”, yang menghadirkan jajaran Direksi dan Manajemen Adira Finance untuk menyapa dan berinteraksi secara langsung dengan pelanggan, baik di cabang maupun melalui kunjungan kepada sahabat,”ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kehadiran jajaran direksi secara langsung tersebut, menjadi bagian dari upaya Adira Finance untuk membangun kedekatan yang lebih personal dengan pelanggan, sekaligus mendengarkan cerita, pengalaman, dan kebutuhan sahabat dalam menjalani berbagai perjalanan kehidupan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, sambungnya, apresiasi juga dihadirkan melalui “Thank You Gift”, berupa mug bagi pelanggan yang melakukan refinancing, dan “Manisnya Bersahabat” yang menghadirkan cupcake bagi pelanggan yang berkunjung ke cabang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melengkapi rangkaian tersebut, Senandung Sahabat menghadirkan lagu Terima Kasih Sahabat di seluruh cabang sebagai ungkapan terima kasih sekaligus menambah kehangatan suasana HARPELNAS,”jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disamping itu, ungkap Dahniel, beragam keuntungan untuk sahabat juga dapat dinikmati para pelanggan, berupa bunga spesial mulai dari 1,97% untuk pembiayaan mobil, cashback biaya admin untuk pelanggan Adira Finance yang menjaminkan kembali BPKB nya melalui Customer Service Kantor Cabang, cashback saldo elektronik sebesar 200 ribu melalui aplikasi adiraku untuk pembiayaan motor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, sambungnya, ada juga potongan biaya administrasi hingga 1 juta untuk pengajuan SolusiDana melalui aplikasi adiraku. Voucher diskon 500 ribu untuk pembiayaan Umroh, dan voucher diskon uang muka sebesar Rp1 juta untuk pembiayaan HASANAH (Haji Plus Adira Finance Syariah) untuk pembiayaan Syariah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Selain berbagai penawaran tersebut, Adira Finance juga melanjutkan apresiasi melalui program loyalitas pelanggan. Program UMRAH Untuk Sahabat telah menyelesaikan periode programnya dan selanjutnya akan memberangkatkan 70 pelanggan terpilih untuk menunaikan ibadah Umrah pada 18 November 2026,”ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, jelas Dahniel, HARCILNAS atau Harinya Cicilan Lunas masih dapat diikuti oleh pelanggan dengan kontrak aktif hingga 31 Desember 2026. Pelanggan dapat menukarkan 500 Adirapoin melalui aplikasi adiraku untuk mendapatkan satu kupon undian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Katanya, sebanyak 36 pemenang berkesempatan memperoleh pelunasan seluruh sisa angsuran, sementara 360 pemenang lainnya mendapatkan pelunasan satu kali angsuran. Informasi lebih lanjut mengenai program HARCILNAS dapat diakses melalui adira.id/e/harcilnas&#45;pr.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia menambahkan, berbagai aktivitas HARPELNAS yang dihadirkan di Rantauprapat menjadi bagian dari komitmen Adira Finance untuk terus membangun hubungan yang dekat dengan pelanggan, sekaligus memberikan solusi pembiayaan yang dapat mendukung berbagai kebutuhan Sahabat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara nasional, katanya, hingga semester I 2026, Adira Finance mencatat pertumbuhan pembiayaan baru sebesar 18% secara tahunan menjadi Rp23,1 triliun. Menurutnya, pertumbuhan tersebut mencerminkan kepercayaan pelanggan sekaligus menjadi bagian dari perjalanan Adira Finance dalam terus menghadirkan solusi pembiayaan bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap rangkaian Terima Kasih Sahabat di Rantauprapat dapat menjadi momen yang berkesan bagi pelanggan. Ke depan, kami akan terus memberikan pelayanan terbaik dan menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Apapun kebutuhan Sahabat, AdirainAja,”tutup Dahniel Sanjaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentang Adira Finance&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) didirikan pada tahun 1990, awalnya beroperasi sebagai perusahaan pembiayaan mobil, kemudian pada tahun 1997 melebarkan sayap ke pembiayaan sepeda motor. Pada tahun 2004, Adira Finance telah mencatatkan saham di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) dan kemudian diakuisisi oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adira Finance telah menjadi Perusahaan terkemuka di bidang pembiayaan yang melayani berbagai merek dan produk. Perseroan menyediakan solusi keuangan sesuai dengan siklus hidup konsumen, mulai dari otomotif (mobil dan motor), alat berat, sepeda listrik, pembiayaan umrah, hingga SolusiDana dengan jaminan BPKB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai langkah konsolidasi bisnis pembiayaan dalam grup MUFG, pada 1 Oktober 2025 telah efektif dilaksanakan penggabungan Mandala Finance ke dalam Adira Finance. Pasca penggabungan tersebut Bank Danamon memiliki kepemilikan saham sebesar 74,5% atas Adira Finance, dan MUFG Bank Ltd. sebesar 18,93%. Sebagai anak perusahaan Bank Danamon dan MUFG Bank, Adira Finance menjadi bagian dari MUFG Group yang merupakan salah satu bank terbesar di dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah penggabungan dengan Mandala Finance, Adira Finance memiliki 844 jaringan usaha yang terdiri dari kantor cabang dan kantor perwakilan untuk melayani 2,6 juta konsumen aktif di seluruh Indonesia. Untuk pengalaman transaksi real&#45;time, mudah, aman, dan nyaman, Adira Finance menyediakan aplikasi layanan konsumen digital adiraku dan Mantis yang dapat menjangkau seluruh pelosok Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini Adira Finance memegang Peringkat idAAA dari PEFINDO, dan peringkat kredit internasional BBB dari Fitch dan Baa1 dari Moodys. Peringkat BBB dari Fitch merupakan peringkat investment grade yang setara dengan sovereign rating Indonesia sedangkan peringkat Baa1 dari Moody&apos;s lebih tinggi dari sovereign rating Indonesia. Selengkapnya kunjungi www.adira.co.id.(Jr)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/12718449660-img-20260904-wa0164.jpg"/><pubDate>Fri, 04 Sep 2026 14:27:24 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16379/peringati-harpelnas-2026-adira-finance-hadirkan-apresiasi-“terima-kasih-sahabat”-kepada-pelanggan-di-rantauprapat</guid></item><item><title>Digelar di Tanjung Darul Takzim, Tim Mabes TNI Tekankan Sinergi Elemen Desa Hadapi Karhutla</title><link>https://porospro.com/read/detail/16378/digelar-di-tanjung-darul-takzim-tim-mabes-tni-tekankan-sinergi-elemen-desa-hadapi-karhutla</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45;&lt;/strong&gt; Tim Sosialisasi dan Penyuluhan Karhutla dari Mabes TNI kembali melaksanakan kegiatan edukasi kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (4/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang memasuki hari ke&#45;9 tersebut dilaksanakan di Desa Tanjung Darul Takzim, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, mulai pukul 08.30 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim Mabes TNI yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari Laksamana TNI dr. Imam Hidayat, Sp.S (AL), Mayor CKM Subekan (AD), dan Mayor CKM Suryadi (AD).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan turut dihadiri Kepala Desa Tanjung Darul Takzim Basri Rasid, Kasi Trantip Junis Naidi, S.Sos., Kasi Kesosbud Apriadi, S.AP., M.Si., Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Sertu Amsyaya D., Sertu Muslim dan Serda Muherli, perangkat desa, MPA serta masyarakat. Jumlah peserta sekitar 15 orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Kepala Desa Tanjung Darul Takzim Basri Rasid menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Tim Mabes TNI yang telah hadir memberikan sosialisasi mengenai pencegahan dan penanggulangan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan bahwa masyarakat Desa Tanjung Darul Takzim mendukung upaya pemerintah dan TNI dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran dalam kegiatan membuka maupun membersihkan lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Mayor CKM Subekan menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap bahaya Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Karhutla dapat menimbulkan dampak luas, mulai dari kerusakan lingkungan, pencemaran udara, gangguan kesehatan hingga terganggunya aktivitas masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat juga diingatkan agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, mengingat api di lahan gambut dapat dengan mudah menyebar dan sulit dipadamkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim Mabes TNI turut mengajak pemerintah desa, MPA dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila ditemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa dan masyarakat sangat penting dalam melakukan pencegahan Karhutla sejak dini,” menjadi salah satu penekanan dalam kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan sosialisasi selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Selanjutnya, pada pukul 11.10 WIB tim bergerak menuju Hotel Purnama, Jalan Merdeka, Kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, dan tiba sekitar pukul 11.45 WIB untuk beristirahat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif. Diharapkan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta memperkuat peran bersama dalam mencegah Karhutla di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/78944726547-img-20260904-wa0058.jpg"/><pubDate>Fri, 04 Sep 2026 14:11:11 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16378/digelar-di-tanjung-darul-takzim-tim-mabes-tni-tekankan-sinergi-elemen-desa-hadapi-karhutla</guid></item><item><title>Tim Mabes TNI Sambangi Desa Kudap, Imbau Sinergi Seluruh Elemen Hadapi Ancaman Karhutla</title><link>https://porospro.com/read/detail/16377/tim-mabes-tni-sambangi-desa-kudap-imbau-sinergi-seluruh-elemen-hadapi-ancaman-karhutla</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45;&lt;/strong&gt; Tim Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabes TNI melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanganan Karhutla di Desa Kudap, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (4/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri Kolonel Adm Dayatmoko dan Letkol Ckm Widodo Nugroho bersama tiga Babinsa. Kedatangan tim disambut Kepala Desa Kudap yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi sekaligus pengecekan sarana penampungan air sebagai bagian dari upaya menghadapi potensi Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolonel Adm Dayatmoko menjelaskan bahwa Karhutla dapat memberikan dampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari ekonomi, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan. Karena itu, pencegahan dinilai perlu dilakukan secara bersama&#45;sama dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Karhutla sangat berpengaruh dari segi ekonomi, kesehatan, transportasi, pertanian hingga pendidikan. Dari itu mari kita jaga bersama alam kita agar tidak terjadi Karhutla di desa kita ini,” ujar Kolonel Adm Dayatmoko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sosialisasinya, Kolonel Adm Dayatmoko menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut perintah Panglima TNI untuk melakukan sosialisasi dalam rangka mencegah dan menanggulangi Karhutla. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian negara dalam memberikan perhatian kepada masyarakat di wilayah rawan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk di lahan gambut, cara yang efektif untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla dengan membuat kanal dan embung sebagai sumber air. Saya mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dengan instansi terkait dalam melakukan pencegahan terjadinya Karhutla,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah kegiatan sosialisasi, tim melaksanakan pengecekan terhadap sekat kanal dan embung yang berada di Desa Kudap. Pengecekan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi sarana penampungan air yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pendukung dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami diperintahkan untuk melakukan sosialisasi ini merupakan perintah Presiden kepada Panglima TNI. Ini merupakan suatu kepedulian dan perhatian dari negara hadir untuk masyarakat. Saya berharap sinergitas semua instansi dan masyarakat terus diperkuat dalam bekerja sama melakukan pencegahan dan penanggulangan Karhutla,” pungkas Kolonel Adm Dayatmoko.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/18873149984-img-20260904-wa0020.jpg"/><pubDate>Fri, 04 Sep 2026 13:31:53 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16377/tim-mabes-tni-sambangi-desa-kudap-imbau-sinergi-seluruh-elemen-hadapi-ancaman-karhutla</guid></item><item><title>Gandeng Warga Bagan Melibur, Koptu Yulius Sisir Kawasan Rawan dan Pastikan Sumber Air Siap Antisipasi Karhutla</title><link>https://porospro.com/read/detail/16376/gandeng-warga-bagan-melibur-koptu-yulius-sisir-kawasan-rawan-dan-pastikan-sumber-air-siap-antisipasi-karhutla</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Porospro.com &#45; &lt;/strong&gt;Babinsa Koramil 06/Merbau Koptu Yulius bersama masyarakat melaksanakan patroli pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah rawan Karhutla Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (4/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Patroli yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menyasar kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat, khususnya di Dusun 1/RT 2 Desa Bagan Melibur. Kegiatan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi terjadinya kebakaran di wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan itu, Babinsa bersama masyarakat turut memberikan sosialisasi kepada warga mengenai larangan melakukan pembakaran hutan dan lahan. Edukasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koptu Yulius mengatakan patroli dilakukan secara rutin sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi Karhutla, terutama di kawasan yang memiliki lahan gambut dan mudah terbakar saat kondisi kering.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Patroli ini dilakukan untuk memastikan wilayah yang rawan Karhutla tetap dalam kondisi aman sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Pencegahan sejak dini sangat penting untuk menghindari terjadinya kebakaran yang dapat meluas,” kata Koptu Yulius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menyusuri wilayah rawan, Babinsa bersama masyarakat juga melakukan pengecekan terhadap sumber air yang dapat digunakan untuk mengantisipasi apabila sewaktu&#45;waktu terjadi kebakaran. Pemeriksaan dilakukan terhadap embung dan kanal yang berada di sekitar kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koptu Yulius menegaskan keberadaan sumber air perlu dipastikan kondisinya agar dapat dimanfaatkan sebagai salah satu upaya penanganan apabila muncul titik api. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan asap atau tanda&#45;tanda kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Embung dan kanal menjadi bagian penting dalam kesiapsiagaan menghadapi Karhutla. Karena itu, kondisi sumber air terus dipantau, dan masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api maupun asap agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujar Koptu Yulius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama patroli berlangsung, situasi di wilayah Desa Bagan Melibur terpantau aman dan kondusif. Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan adanya titik api maupun asap, sementara kegiatan pencegahan dan pemantauan Karhutla akan terus dilakukan secara berkala.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://porospro.com/assets/berita/original/36654737948-img-20260904-wa0017.jpg"/><pubDate>Fri, 04 Sep 2026 13:01:42 +0700</pubDate><guid>https://porospro.com/read/detail/16376/gandeng-warga-bagan-melibur-koptu-yulius-sisir-kawasan-rawan-dan-pastikan-sumber-air-siap-antisipasi-karhutla</guid></item></channel></rss>