Porospro.com - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan melalui patroli terpadu di wilayah rawan karhutla. Kegiatan tersebut dilaksanakan anggota Koramil 06/Merbau di Desa Dedap, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa, 10 Februari 2026.
Patroli dilakukan dengan menyisir kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat yang berpotensi menjadi titik rawan kebakaran.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama masyarakat setempat sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Babinsa Koramil 06/Merbau Pratu Hutagalung menyampaikan bahwa patroli dilakukan untuk memastikan wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran.
“Patroli ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah rawan,” ujarnya.
Selain melakukan pemantauan wilayah, kegiatan patroli juga disertai sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar.
Ia menekankan bahwa pembakaran lahan memiliki dampak luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat merusak lingkungan dan membahayakan kesehatan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan sumber air seperti embung dan kanal yang dapat digunakan sebagai sarana penanggulangan apabila terjadi kebakaran.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla. Babinsa menyampaikan bahwa ketersediaan sumber air sangat menentukan keberhasilan penanganan kebakaran.
“Pengecekan sumber air dilakukan untuk memastikan kesiapan apabila terjadi kebakaran lahan,” ungkapnya.
Kegiatan patroli juga menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Pendekatan persuasif dilakukan agar masyarakat memahami dampak negatif kebakaran lahan serta pentingnya pencegahan secara bersama.
Babinsa menuturkan bahwa peran masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga wilayah tetap aman.
“Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” tuturnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, kondisi wilayah terpantau aman dan tidak ditemukan adanya titik api maupun asap. Situasi cuaca yang mendukung turut membantu kelancaran kegiatan patroli.
Babinsa menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan kondisi wilayah masih terkendali.
“Selama patroli berlangsung tidak ditemukan titik api maupun asap sehingga situasi tetap kondusif,” ucapnya.
Kegiatan patroli karhutla akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memastikan wilayah binaan tetap aman dari ancaman kebakaran.
Babinsa menegaskan bahwa pemantauan wilayah akan terus dilakukan bersama masyarakat setempat.
“Patroli dan pemantauan wilayah akan terus dilakukan secara rutin untuk memastikan wilayah tetap aman dari kebakaran,” pungkasnya.
Tulis Komentar