Porospro.com - Patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan jajaran Koramil 06/Merbau di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada Kamis, 23 Juli 2025, Babinsa Koramil 06/Merbau Pratu Hutagalung bersama masyarakat melaksanakan patroli di Desa Kudap, Kecamatan Tasik Putri Puyu, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran di kawasan rawan.
Patroli difokuskan pada lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap terjadinya kebakaran, terutama pada musim kemarau. Selain melakukan pemantauan, personel juga menyisir sejumlah titik yang berpotensi memicu munculnya api.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi dilakukan secara langsung agar warga memahami dampak hukum maupun kerugian lingkungan akibat kebakaran hutan dan lahan.
"Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama agar lingkungan tetap aman dan terhindar dari bencana karhutla," ujar Pratu Hutagalung.
Patroli kemudian dilanjutkan di wilayah rawan karhutla yang berada di Dusun 1 RT 2 Desa Kudap dengan koordinat 1°00'24.66"N 102°34'04.57"E. Tim memastikan kondisi kawasan tetap aman sekaligus memantau perkembangan situasi di lapangan.
Selain menyisir area rawan, Babinsa juga melakukan pengecekan terhadap sumber-sumber air berupa embung dan kanal yang dapat dimanfaatkan apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan awal kebakaran.
"Keberadaan embung dan kanal kami cek secara berkala sebagai langkah kesiapsiagaan. Dengan sumber air yang tersedia, penanganan dini dapat dilakukan lebih cepat apabila muncul potensi kebakaran," kata Pratu Hutagalung.
Selama patroli berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya titik api maupun kepulan asap di wilayah patroli. Kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai upaya deteksi dini serta menjaga wilayah Kecamatan Tasik Putri Puyu tetap bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Tulis Komentar