Porospro.com - Babinsa Koramil 06/Merbau, Koptu Yulius, bersama masyarakat melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (12/10/2026). Patroli ini menyasar kawasan rawan kebakaran, khususnya lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kebakaran lahan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kehadiran Babinsa bersama warga juga menjadi langkah preventif dalam menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.
Koptu Yulius mengatakan, patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadi kebakaran.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan, karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama di kawasan tanah gambut,” ujarnya.
Selain menyampaikan sosialisasi mengenai larangan membakar hutan dan lahan, patroli tersebut juga difokuskan pada pemeriksaan kondisi sumber air yang dapat dimanfaatkan apabila terjadi kebakaran. Pengecekan dilakukan terhadap embung dan kanal yang berada di sekitar wilayah patroli sebagai langkah antisipasi menghadapi kemungkinan munculnya titik api.
Menurut Koptu Yulius, keberadaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penanganan awal apabila kebakaran terjadi.
“Kami turut memeriksa embung dan kanal untuk memastikan sumber air dapat diketahui sejak dini, sehingga bisa membantu apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk penanganan kebakaran,” katanya.
Patroli bersama masyarakat ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan sekitar.
Dengan melakukan pemantauan secara langsung, potensi munculnya titik api di lahan kosong maupun kawasan gambut diharapkan dapat diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti.
Koptu Yulius menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya mengandalkan petugas di lapangan. Ia mengajak warga untuk segera melaporkan apabila melihat kepulan asap atau tanda-tanda kebakaran agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin.
Selama patroli berlangsung, situasi di wilayah Desa Mengkirau terpantau aman dan tidak ditemukan titik api maupun asap. Koptu Yulius bersama masyarakat akan terus mendorong upaya pencegahan melalui patroli dan sosialisasi agar wilayah Kecamatan Tasik Putri Puyu tetap terjaga dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Tulis Komentar