BAZMA Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pelatihan Khatib Jumat dan Pelatihan Bina Mualaf untuk Masyarakat

BAZMA Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pelatihan Khatib Jumat dan Pelatihan Bina Mualaf untuk Masyarakat

Porospro.com - BAZMA (Baituzzakah Amanah Manfaat Ummat) PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus memperkuat komitmennya dalam  menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan  bagi masyarakat Kota Dumai melalui bidang pendidikan, dakwah, dan pembinaan umat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Khatib Jumat Program Masjid Bina Kampung BAZMA bagi 50 peserta yang berasal dari pengurus masjid dan tokoh masyarakat Kecamatan Sungai Sembilan, serta pengurus dan anggota Persatuan Mubaligh Dumai (PMD) Kecamatan Sungai Sembilan.

Pelatihan diselenggarakan selama dua hari pada 18–19 Juli 2026, bertempat di Masjid Al Muhajirin, Komperta Bukit Datuk. Kegiatan dibuka oleh Wali Kota Dumai yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Dumai, Drs. H. Muhammad Yunus pada Sabtu (18/7), serta dirangkaikan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Beasiswa Gemilang BAZMA bersama 60 orang tua dan wali penerima manfaat, sekaligus penutupan Program Kelas Bina Mualaf BAZMA Tahun 2025.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengurus masjid sekaligus mencetak kader-kader khatib yang memiliki pemahaman keislaman yang baik, kemampuan komunikasi yang efektif, sekaligus mampu menjadi pembina umat di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan tempat tinggal masing-masing peserta.

Eksekutif General Manager Pertamina PT Patra Niaga Refinery Unit Dumai Iwan Kurniawan, yang diwakili oleh Pjs. Senior Manager Operation & Manufacturing (SMOM), M Yandi Mukhdar menyampaikan, “Program ini menjadi wujud nyata bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh para pekerja Kilang Dumai dapat dipulangkan menjadi manfaat bagi masyarakat. Kami merasa bangga karena program ini diikuti oleh masyarakat dari wilayah Sungai Sembilan, termasuk daerah-daerah yang jauh dari pusat Kota Dumai. Hal ini menunjukkan bahwa semangat dakwah dan pembinaan umat harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” tegas Yandi.

Yandi juga mengapresiasi dukungan dari para pemangku kepentingan dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan program-program BAZMA Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan berharap agar sinergi tersebut semakin erat agar manfaat program BAZMA semakin luas dirasakan, khususnya oleh masyarakat yang berada di wilayah pesisir dan daerah yang memiliki keterbatasan akses pembinaan keagamaan.

Selama pelatihan, seluruh peserta dibekali dengan materi-materi yang komprehensif meliputi fikih khutbah Jumat, teknik penyusunan materi khutbah, retorika dan public speaking, metode dakwah yang efektif, hingga praktik menjadi khatib yang diajarkan langsung oleh memperoleh pembekalan dari Prof. Dr. Ir. Dedi Rohendi, M.T., IPM., Ustaz Fajar Sani, S.Ag., M.Pd., dan Ustaz Sunandar, S.Pd., M.Si. Pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi peserta dalam menjalankan amanah sebagai khatib di masjid-masjid binaan maupun di lingkungan tempat tinggalnya.

Program ini mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kota Dumai yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Dumai Drs. H. Muhammad Yunus. Menurutnya, kontribusi BAZMA PT PPN RU Dumai melalui Program Pelatihan Khatib turut mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kota Dumai. “Atas nama Pemerintah Kota Dumai, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BDI dan BAZMA Kota Dumai serta Pertamina yang selalu berinovasi memberikan berbagai kegiatan dalam rangka meningkatkan ukhuwah Islamiah, terkhusus bagi warga Kecamatan Sungai Sembilan. Sehingga melalui pelatihan ini diharapkan lahir khatib-khatib yang mampu menjadi perekat umat, menyampaikan dakwah yang penuh hikmah, serta membimbing masyarakat menuju kehidupan yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia,” katanya.

Usai pembukaan Pelatihan Khatib Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Beasiswa Gemilang BAZMA bersama 60 orang tua dan wali penerima manfaat di Kota Dumai. Penandatanganan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan pendidikan generasi muda melalui pendampingan akademik, pembinaan karakter, dan penguatan nilai-nilai keislaman. 

Selain itu, pelaksanaan Program Kelas Bina Mualaf Tahun 2025 yang bekerjasama dengan Majelis Ulama Islam Kota Dumai juga resmi ditutup ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta. Selama pelaksanaannya, program tersebut memberikan pendampingan kepada para mualaf di Kota Dumai melalui pembelajaran akidah, ibadah, akhlak, serta penguatan pemahaman dasar Islam guna memperkuat pemahaman dan kemantapan mereka dalam menjalankan ajaran agama. 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Dumai, perwakilan Kementerian Agama Kota Dumai, Persatuan Mubaligh Dumai (PMD), Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), jajaran manajemen PT Pertamina Patra Niaga  Refinery Unit Dumai, serta pengurus BDI-BAZMA dan tokoh masyarakat.

image
Redaksi

Berbagi informasi Tlp/WA 082389169933 Email: [email protected] Pengutipan Berita dan Foto harap cantumkan porospro.com sebagai sumber tanpa penyingkatan


Tulis Komentar