Porospro.com - Suasana kekeluargaan mewarnai pelantikan kepengurusan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ikatan Pemuda Teratai Dumai (IPTD) periode 2026–2029. Kegiatan yang berlangsung Minggu (23/8/2026) itu digelar di kawasan Jalan Teratai, Kelurahan Dumai Kota, Kota Dumai.
Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah bagi IPTD untuk kembali memperkuat kebersamaan dan peran pemuda di tengah masyarakat.
Organisasi juga diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi mampu menghadirkan kegiatan yang benar-benar bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Prosesi pelantikan dihadiri oleh sejumlah senior Pemuda Jalan Teratai, di antaranya Agus Tera dan Syafrizal alias Dedek Ulung, bersama para senior lainnya.
Hadir pula Ketua LPMK Dumai Kota Said Alwi, S.Sos., yang mewakili pihak Kelurahan Dumai Kota, serta para sesepuh, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Kehadiran para senior dan sesepuh menjadi warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Selain memberikan dukungan, mereka juga menitipkan harapan agar kepengurusan baru IPTD mampu menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat dan tetap mengedepankan semangat kebersamaan.
Muhamad Arif, SE., atau yang akrab disapa Arif Tera, yang dipercaya memimpin IPTD untuk periode 2026–2029, mengatakan pelantikan tersebut menjadi awal bagi dirinya bersama seluruh pengurus untuk menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya.
“Setelah dilantik, tentu tanggung jawab kami semakin besar. Kami ingin IPTD ini tidak hanya sekadar nama atau organisasi di atas kertas. Ke depan, kami akan berusaha membangun komunikasi dengan senior, sesepuh, tokoh masyarakat dan seluruh pemuda Teratai, sekaligus menghadirkan kegiatan yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujar Arif.
Pesan untuk menjaga kekompakan juga disampaikan senior Pemuda Teratai, Syafrizal alias Dedek Ulung. Menurutnya, soliditas menjadi hal utama yang harus dijaga oleh seluruh pengurus agar organisasi dapat berjalan dengan baik.
“Selamat kepada seluruh pengurus IPTD yang baru. Setelah pelantikan ini, yang paling penting adalah kekompakan. Jangan sampai ada yang berjalan sendiri-sendiri. Tetap jaga komunikasi dengan senior, sesepuh dan masyarakat. Kalau pemudanya kompak, insyaallah organisasi juga akan kuat dan bisa berbuat lebih banyak,” kata Syafrizal.
Hal senada disampaikan senior Pemuda Teratai, Agus Tera. Ia berharap IPTD benar-benar bisa menjadi wadah bersama bagi pemuda Teratai, bukan hanya aktif ketika ada kegiatan tertentu, tetapi juga mampu hadir ketika masyarakat membutuhkan.
“IPTD ini adalah rumah bersama bagi pemuda Teratai. Pengurus yang baru harus bisa menunjukkan kerja nyata, menjaga silaturahmi dan merangkul semua pemuda. Jangan hanya bergerak ketika ada kegiatan seremonial, tetapi harus bisa hadir dan memberikan manfaat ketika masyarakat membutuhkan,” ungkap Agus Tera.
Menurutnya, keberadaan senior, sesepuh dan tokoh masyarakat harus tetap menjadi bagian dari perjalanan IPTD. Komunikasi yang terjalin dengan baik diyakini dapat membantu pengurus dalam menjalankan berbagai program sekaligus menjaga suasana kekeluargaan di lingkungan Teratai.
Dengan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Muhamad Arif, IPTD periode 2026–2029 diharapkan semakin aktif dalam kegiatan sosial, mempererat silaturahmi antar pemuda dan ikut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Semangat kebersamaan yang menjadi bagian dari perjalanan Pemuda Teratai pun diharapkan terus terjaga dan berkembang menjadi kekuatan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta Kota Dumai.
Tulis Komentar