Porospro.com - Sebuah mesin insinerator di instalasi pengolahan limbah RSUD Kota Dumai dilaporkan meledak dan mengakibatkan dua orang pekerja mengalami luka lepuh. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 9 Februari 2026, sekira pukul 19.00 WIB, dan menimbulkan kepanikan di area instalasi limbah rumah sakit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan terjadi saat mesin insinerator sedang beroperasi untuk memproses limbah medis.
Dua pekerja yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung terdampak ledakan dan mengalami luka lepuh di beberapa bagian tubuh.
Kedua korban diketahui segera mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini belum diperoleh informasi resmi terkait identitas korban maupun kondisi terbaru pasca mendapatkan perawatan.
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa mesin insinerator tersebut diduga telah mengalami kerusakan sejak beberapa waktu terakhir. Namun, dugaan tersebut belum mendapatkan penjelasan resmi dari pihak manajemen rumah sakit.
Insinerator merupakan fasilitas penting dalam pengolahan limbah medis karena berfungsi memusnahkan limbah berbahaya agar tidak mencemari lingkungan. Kerusakan pada fasilitas tersebut dinilai berpotensi menimbulkan risiko keselamatan kerja apabila tidak segera dilakukan perbaikan.
Peristiwa ledakan ini menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan standar keselamatan kerja serta pengelolaan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan. Beberapa pihak berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional dan perawatan peralatan di instalasi limbah rumah sakit.
Direktur RSUD Kota Dumai, dr Eka Viora, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan terkait peristiwa tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh keterangan resmi mengenai penyebab kejadian serta kondisi korban.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak RSUD Kota Dumai terkait kronologi lengkap maupun langkah penanganan lanjutan atas insiden tersebut.
Tulis Komentar